POJOKSATU.id, SKUAT PSMS Medan hanya bisa membawa pulang satu poin usai bermain imbang 3-3 melawan tuan rumah PSPS Pekanbaru, Sabtu, 20 September 2025, pada lanjutan Pegadaian Championship 2025.

Pada laga ini, PSMS sejatinya unggul lebih dulu lewat gol Barata pada menit ke-8. Tetapi, PSPS membalas melalui Cristian di menit ke-42, dan sempat unggul lewat gol Rafly Selang (48’) dan Muhammad Andy Harjito (85’).

PSMS berhasil terselamatkan dari kekalahan dengan dua gol beruntun pada injury time yang dicetak Rifal Lastori pada menit ke-90+1, lalu Rudiyana menjadi pahlawan PSMS dengan gol penyeimbang pada menit ke-90+7.

Baca Juga: Gagal Menang di Kandang, Ini Posisi Persib di Klasemen AFC Champions League 2, Selanjutnya Lawan Klub Pratama Arhan

Gol injury time yang menyebabkan PSMS kalah pada laga perdana lawan Persekat pekan lalu, kini jadi penyelamat.

Dengan hasil ini, PSMS untuk sementara berada di peringkat 6 Grup Barat, mengumpulkan satu poin dari dua laga dengan sekali kalah dan sekali seri. Sebelumnya, tim berjuluk Ayam Kinantan itu kalah dengan skor 0-1 dari Persekat.

Sedangkan, PSPS yang juga baru berhasil meraih poin pada laga ini, setelah tumbang 0-4 di markas FC Bekasi City, pekan lalu, ada di peringkat 7 dengan 1 poin juga dari sekali seri dan sekali kalah.

Baca Juga: Jalan Terjal Indonesia Menuju Piala Dunia 2026, Bukan Tempat Netral, Wasit dari Kuwait, Minim Waktu Persiapan

Di peringkat pertama sementara Grup Barat ditempati oleh Garudayaksa, dengan poin 6 dari dua kali kemenangan.

Sementara itu, meski hasil seri, Pelatih PSMS, Kas Hartadi, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit di saat-saat akhir.

“Terima kasih, banyak terima kasih kepada pemain dan dukungan dari suporter. Pertandingan tadi seru sekali," ujarnya usai laga.

"Pertama, tadi kita sudah menciptakan gol cepat di tujuh menit, terus kita terbalas menit akhir sebelum babak pertama selesai. Babak kedua kita sempat ketinggalan 3-1, tapi perjuangan anak-anak yang nggak pengin kalah akhirnya bisa bikin kita curi poin, yaitu 3-3,” tuturnya.

Baca Juga: Dua Kali Wapres Gibran Tak Hadir Momen Penting, Terbaru Pelantikan Menteri, Pengamat Beri Analisa

Ia menambahkan bahwa perubahan strategi di babak kedua menjadi kunci kebangkitan tim.

“Setelah sempat tertinggal kita rubah strategi, semua berusaha untuk menyerang. Terima kasih untuk perjuangan anak-anak di lapangan,” tambahnya.

Pencetak gol penyeimbang, Rudiyana, juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa membantu tim membawa pulang satu poin dari Pekanbaru.

“Dengan turunnya saya sebagai pengganti tidak ada masalah karena coach sudah punya strategi sendiri. Ketika saya dipercaya bermain, saya pasti akan menunjukkan kepercayaan pelatih kepada saya,” ungkap Rudiyana.

Baca Juga: Garmin Venu 4, Smartwatch Premium yang Ditunggu-tunggu, Jadi Penantang Serius, Ini Alasannya

Bantu kirim tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.

Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami:

Kini, PSMS harus bekerja ekstra keras pada laga-laga berikutnya untuk meraih kemenangan perdana pada Pegadaian Championship 2025. ***