POJOKSATU.id, DELISERDANG-Panitia Pelaksana (Panpel) laga PSMS kontra PSPS angkat bicara terkait kontroversi wasit, yang sempat membuat tim tamu ogah bertanding.

Ya, sosok Ridwan Pahala adalah wasit tengah yang diprotes PSPS saat bertanding lawan PSMS di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu, 9 Desember 2023.

Wasit Ridwan Pahala disebut dalam masa hukuman Komisi Disiplin PSSI selama dua laga tapi sudah bertugas lagi hari ini hingga PSPS melayangkan protes.

Selain protes resmi ke Komdis tertanggal 9 Desember 2023, skuat PSPS juga sempat menolak masuk lapangan saat kickoff.

Baca Juga: Ini Daftar Fasilitas Stadion Baharoeddin Siregar yang Dirusak Suporter, Manajemen PSMS Harus Bertanggung Jawab

Pertandingan yang dijadwalkan mulai 15.30 WIB baru bisa digelar 16.05 WIB, setelah PSPS akhirnya mau masuk ke lapangan meski tetap Ridwan Pahala yang bertugas.

Koordinator Panpel, Pesta Lumban Gaol menjelaskan bahwa penugasan wasit dari PSSI bukan dari PT LIB, sebagai operator liga.

Jadi, dia menjelaskan pihaknya sebagai pelaksana laga sudah menjalankan sesuai regulasi.

"Apapun yang mau disampaikan pihak PSPS, itu keputusan bergantung kepada PSSI masalah wasit. Jadi di sini tidak ada kesalahan dari match com, LIB," ujarnya usai laga.

Baca Juga: Kesal Hasil Imbang Lawan PSPS, Suporter PSMS Mengamuk, Meringsek ke Lapangan dan Merusak Fasilitas Stadion Baharoeddin Siregar

Dia mengatakan tidak paham siapa wasit yang mau ditugaskan. Meski diakuinya, sejatinya nama wasit akan muncul sehari sebelum laga.

Namun, nama Ridwan Pahala sendiri baru mereka ketahui pada Jumat malam, 8 Desember 2023.

"Benar (biasanya sehari sebelum lagi pada siangnya). Tapi maaf lah dulu ya, kita aja tahunya tadi malam, saya enggak bisa tanda kutip menjawab itu," ungkapnya.

Dia menjelaskan bagaimana PSPS akhirnya mau tanding meski dengan wasit Ridwan Pahala.

Baca Juga: All Indonesian Final di Guwahati Masters 2023, Yohanes dan Alvi Sama-sama Ganyang Wakil Malaysia di Semifinal

"Kita sampaikan kepada PSPS, regulasi tetap kita jalankan, mau protes silahkan, mau bagaimana hasilnya nanti silahkan PSSI yang memutuskan, akhirnya mereka tetap mau main," jelasnya.

Menyinggung soal aksi anarkis suporter PSMS, Pesta mengatakan agar ke depannya tidak terulang lagi.

Dia mengatakan tidak semua suporter memang bisa berlaku disiplin hingga akhirnya merugikan tim.

"Soal suporter sudah ada yang disiplinnya membaik, tapi ada beberaapa yang belum memahami ini semua siapa sebenarnya yang rugi di sini," bebernya.

Baca Juga: Ungkap Kedua Putrinya Belum Mengetahui Perceraiannya dari Aufar Hutafar, Olla Ramlan : Aku Enggak Mau Merusak Psikis

"Sebenarnya fasilitas di stadion ini enggak ada salah, kenapa ini yang dirusak. Besok akan ada yang main lagi, makanya malam ini diperbaiki (sarana yang rusak)," pungkasnya. ***