POJOKSATU.ID, SUMUT - Sesi selanjutnya pada debat kedua pasangan calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Rabu (6/11/2024) semakin memanas.
Calon Gubernur nomor urut 2, Edy Rahmayadi memberikan visi misi terkait sub tema peningkatan daya saing daerah dan pembangunan berkelanjutan.
Edy menyinggung soal tambang di Maluku Utara yang disebut sebut melibatkan Bobby Nasution. Blok tersebut diberi kode Blok Medan.
"Untuk prioritas daerah yang pertama degradasi lingkungan di Sumut banyak tambang jangan sampai seperti di Maluku Utara," kata dia.
Baca Juga: Profil Iskandar Sulaiman, Eks Dirut PTPN VI Jambi Korupsi Rp72 Miliar Divonis 5 Tahun Penjara
Edy Rahmayadi mempertanyakan bagaimana program Paslon 1 tentang pengelolaan tambang di Sumut.
Calon Gubernur nomor urut 1 Bobby Nasution mengatakan, pengelolaan tambang di Sumut dengan menjaga hutan yang ada. Bahkan Bobby menyindir Pemprov Sumut yang gagal menjaga lingkungan, karena memberi ijin.
"Bagaimana merawatnya, atau pengelolaannya. Boleh membuka tmabang di Sumatera Utara. Jika membuka tambang kita tahu rekomendasinya dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kita cek berapa banyak rekomendasinya. Boleh dikelola oleh pihak swasta bekerjasama dengan masyarakat setempat. Jangan dibiarkan tambang ilegal yang dibiarkan pemerintah Provinsi Sumatera Utara," sindir Bobby Nasution.
Edy Rahmayadi pun menanggapi pernyataan suami Kahiyang Ayu itu.
"Kita tahu arah pertanyaan saya. Ada tambang yang dilarang untuk di ekspor, tetapi ada tambang yang saya sayangkan Medan. Medan adalah salah satu kota di Sumatera Utara, saya tidak rela nama Medan dibawa di Maluku Utara. Ini jadi isu nasional, isu internasional. Saya mau klarifikasi, Jangan sebut Blok Medan, sebut saja Blok Maluku Utara" ujar Edy Rahmayadi.
Bobby Nasution pun mengatakan jika ingin klarifikasi darinya terkait Blok Medan maka laporkan saja.
"Kalau boleh mengutip perkataan Pak Edy pada debat pertama, kalau merasa dari kami ada yang melanggat, ya laporkan pak. Kami tunggu. Jangan cuma karena ada di ranah media bapak bawa ke arena debat," ujar menantu Jokowi itu.
Baca Juga: Terjebak Pinjol dan Judol, Penumpang Gorok Leher Pengemudi Taksi Online di Medan
Singgung Maluku Utara Satir Politik Sindir Bobby
Diketahui saat ini istilah 'Blok Medan' sedang ramai diperbincangkan, sebab muncul dalam sidang AGK.
Islilah 'Blok Medan' diungkapkan Kepala Dinas ESDM Maluku Utara, Suryanto Andili saat dihadirkan sebagai saksi.
'Blok Medan' menurut Suryanto mengarah ke Bobby Nasution, yang juga menantu Presiden Jokowi.
Baca Juga: Terjebak Pinjol dan Judol, Penumpang Gorok Leher Pengemudi Taksi Online di Medan
Blok Medan' merupakan istilah yang digunakan untuk pembuatan izin usaha pertambangan (IUP) di Maluku Utara
Sekarang ini KPK terus mendalami keterangan yang diungkapkan Suryanto Andili. ***

