POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Tambang emas ilegal atau Penambangan Tanpa Izin (PETI) kembali marak di kawasan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) di lokasi Aek Bontar, Desa Batahan, Kecamatan Kotanopan.

Padahal beberapa waktu lalu, Tim TNBG sudah melakukan patroli di kawasan tersebut. Beroperasinya PETI di kawasan TNBG ini disampaikan warga Desa Batahan kepada wartaw

Salah seorang warga Batahan inisial ML memberikan informasi kepada media, Senin (4/8/2025). Dia mengatakan, tim patroli TNBG memang masuk dan melakukan penertiban di kawasan TNBG beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Sosok Briptu Afrizal, Oknum Polisi Polsek Manggala Bentak Guru SDN Borong saat Buat Laporan Pencurian

Bahkan petugas TNBG juga melakukan pembakaran beberapa domfeng dan tenda-tenda yang ditemukan di lokasi PETI di lokasi Aek Bontar.

"Benar tim TNBG masuk ke lokasi. Bahkan melakukan pemusnahan di lokasi. Tapi begitu tim TNBG keluar, pelaku PETI kembali masuk lagi," tegas warga inisial ML ini.

Warga mengatakan, operasi yang dilakukan oleh tim TNBG telah bocor. Sehingga para pelaku PETI bisa menyembunyikan eskavator milik mereka.

Para pelaku PETI lalu meninggalkan mesin-mesin domfeng dan beberapa tenda-tenda saja di lokasi tambang emas ilegal.

Baca Juga: 100 Komunitas Literasi Terpilih Terima Dana Fasilitasi Rp50 Juta dari Badan Pengembangan Bahasa dan Pembinaan Kemendikdasmen, Cek Daftar di Sini

Warga menduga ada yang mendukung kegiatan tambang emas ilegal ini yaitu dari oknum Polres Madina.

"Pulang tim patroli, masuk lagi mereka. Si D itu pemilik eskavator yang masuk itu kembali. Kami duga dia di-backup sama oknum dari Polres bang," tutur warga tersebut.

Keterlibatan adanya oknum dari Polres Madina ini bukan hanya satu dua orang warga yang mengatakan, namun beberapa warga Desa Batahan.

"Pemain PETI juga yang menjadi jembatannya Bang. Kalau tak salah inisialnya A. Pernah ditangkap juga terkait kasus PETI ini,” katanya.

“Dia lah yang mengutip dan mengantar bagian dari oknum Polres itu," jelas HN, salah satu warga lainnya.

Sementara itu, hingga kini, Tim Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) baik Kepala TNBG maupun KTU TNBG, belum memberikan jawaban ataupun komentar terkait masih beraktivitasnya PETI di kawasan Taman Nasional Batang Gadis ini.***