POJOKSATU.id - Skuat Paya Bakung United berhasil mempersembahkan kemenangan perdana pada macth 2 babak penyisihan Liga 4 Sumatera Utara (Sumut) Musim 2025/2026 Piala Gubernur Sumut, Minggu, 29 Maret 2026.
Tiga poin Paya Bakung United tersebut diraih usai mengalahkan rival kuat di Grup C, Tanjungbalai United, dengan skor 2-1 di Stadion Mini Unimed.
Kemenangan Paya Bakung United diraih bukan dengan mudah, bahkan sempat tertinggal lebih dulu lewat gol tim lawan melalui Muhammad Hapis pada menit ke-51.
Baca Juga: Jam Berapa Veda Balapan? Cek Jadwal Moto3 GP Amerika Serikat 2026
Paya Bakung akhirnya memenangkan pertandingan lewat comeback dramatis dengan dua gol balasan dan kemenangan melalui Rohid Adriano Limbong Sihole (78') dan Indra Kusuma (88') setelah salah satu pemain lawan dikartumerah wasit.
Dengan hasil ini, Paya Bakung berhasil memuncaki klasemen sementara Grup C dengan 4 poin dari 2 laga, disusul Muspika FC dengan 2 poin dari 2 laga, yang pada hari ini imbang melawan Pelita Medan Soccer dengan skor 2-2.
Peringkat selanjutnya diduduki Pelita, Satria Muda dengan sama-sama satu poin dan Tanjungbalai United di dasar klasemen.
Baca Juga: Gubernur Jabar Ungkap Kronologi Sebenarnya Penganiayaan Ustadz di Karawang yang Dituduh Zina
Usai pertandingan, Pelatih Paya Bakung United Sakti Yasin Nasution mengapresiasi kerja keras dan keberhasilan skuatnya membalikkan keadaan sehingga berhasil meraih kemenangan perdana.
Pun, dia tak menampik pemain Tannjungbalai United yang diganjar kartu merah menjadi keuntungan bagi skuatnya.
"Faktor kekurangan pemain lawan yang kena kartu merah salah satunya, tapi saya tetap percaya dan yakin walaupun lawan tetap 11 pemain pun bisa menang," tutur Sakti.
Setelah kemenangan ini, Sakti tak ingin fokus soal peluang lolos ke babak berikutnya sebagai juara grup. Dia ingin skuatnya konsentrasi menuntaskan dua pertandingan usai Grup C semaksimal mungkin.
"Target utama kami saat ini bukan juara grup, tapi bisa lolos ke babak berikutnya. Cuman kalau bisa lolos sebagai juara grup itu hanya bonus," jelasnya.
Baca Juga: Kapal Pertamina Masih Tertahan, tapi Iran Kembali Izinkan 20 Kapal Pakistan Lewati Selat Hormuz
"Intinya di dua laga tersisa ini (fase grup), kami harus fokus untuk target utama itu dan saat ini anak-anak harus recovery untuk pertandingan selanjutnya," sambungnya.
Sementara itu, pelatih Tanjungbalai United, Nico Chandra Sinurat menyebut kekurangan jumlah pemain menjadi salah satu faktor timnya kalah.
"Karena jadwal pertandingan yang padat sehingga adanya miss, makanya bisa terjadi kartu merah tersebut," akunya.
Meski begitu, Nico pantang menyerah. Dia memastikan, timnya masih optimistis bisa lolos ke fase selanjutnya kendati di laga kedua ini timnya baru meraih satu poin.
"Mudah-mudahan di dua laga sisa grup ini kami bisa menyapu bersih kemenangan agar peluang lolos ke babak selanjutnya masih ada," pungkasnya. ***
