POJOKSATU.id - Paya Bakung United sukses menorehkan sejarah dengan keluar sebagai juara Liga 4 Sumatera Utara (Sumut) Musim 2025/2026 Piala Gubernur Sumut.
Paya Bakung United juara Liga 4 Sumut setelah mengalahkan PS Kwarta lewat drama adu penalti dengan skor 4-2 pada partai final di Stadion Mini Pancing, Deliserdang, Jumat sore, 17 April 2026.
Pada laga pemuncak ini berlangsung sengit sejak menit awal. Paya Bakung United lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Rohid Adriano Limbong Sihole pada menit ke-43.
Namun, PS Kwarta mampu membalas di babak kedua lewat M. Faisal Alfazar pada menit ke-59, membuat skor imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir.
Baca Juga: TNI AU Berhasil Evakuasi 8 Jenazah Korban Tewas Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Pertandingan kemudian berlanjut ke babak perpanjangan waktu. PS Kwarta sempat berbalik unggul 2-1 melalui gol Adly Ronand Prayugha pada menit ke-102.
Meski begitu, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Paya Bakung mendapat penalti yang sukses dieksekusi sang kapten, Indra Kesuma, pada menit ke-112. Skor berubah menjadi 2-2 dan memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Paya Bakung United tampil lebih tenang. Empat eksekutor mereka, yakni Indra Kesuma, Luthfi Muzakki, Panji Kurniawan, dan Vieri Wisno Silaban, berhasil menuntaskan tugas dengan sempurna.
Sementara itu, PS Kwarta gagal memaksimalkan peluang setelah dua penendangnya, Dhanu Subrata dan M. Faris, tidak mampu mencetak gol. Adu penalti berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Paya Bakung United.
Baca Juga: HKTI Jambi Didorong Jadi Lokomotif Gerakan Pangan oleh Gubernur Al Haris
Usai laga, Asisten Pelatih Paya Bakung United, Dedi Kurniawan, mengaku bangga atas pencapaian timnya. Ia menyebut target awal hanya menembus semifinal, sementara keberhasilan melaju ke final hingga menjadi juara merupakan bonus.
“Dari instruksi manajemen kami diminta tampil maksimal, dan Alhamdulillah di final kami bisa menjadi juara. Ini sejarah bagi kami karena ini pertama kalinya menjadi juara Liga 4 Sumut,” ujar Dedi.
Menatap Liga 4 Nasional, Dedi menyebut timnya akan melakukan evaluasi dan berencana menambah kekuatan, khususnya di lini depan.
“Kemungkinan kami akan menambah pemain, minimal satu striker, karena masih ada kekurangan di posisi itu selama fase grup hingga final,” tambahnya.
Baca Juga: Ketua Ombudsman RI yang Ditangkap Kejagung Ternyata Dianggap Orang Jokowi
Sementara itu, Pelatih PS Kwarta, Irwansyah Panjaitan, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski gagal meraih gelar juara. Ia menilai timnya kehilangan fokus saat sudah unggul di babak tambahan waktu.
“Kami kehilangan fokus saat unggul 2-1 sehingga lawan bisa menyamakan skor. Saat adu penalti, saya instruksikan pemain untuk tetap enjoy dan fokus. Tapi secara keseluruhan, anak-anak sudah tampil maksimal,” ujarnya.
Terkait peluang tampil di Liga 4 Nasional, Irwansyah mengaku masih menunggu kepastian dari Asprov PSSI Sumut.
“Kalau kami sebagai runner-up mendapat kesempatan ke nasional, tentu kami siap. Target kami sejak awal adalah melangkah sejauh mungkin,” katanya.
Baca Juga: Dana Ratusan Triliun, KPK Anggap Pengelola MBG Lemah Verifikasi Yayasan Mitra dan Pelaporan Keuangan
Penyerahan Trofi dan Penghargaan Individu
Trofi juara Liga 4 Sumut Musim 2025/2026 didukung Bank Sumut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumut, Surya, yang hadir mewakili Gubernur Bobby Afif Nasution.
Dalam sambutannya, dia mengapresiasi penyelenggaraan turnamen serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Kami mengucapkan selamat kepada Paya Bakung United sebagai juara. Bagi yang belum berhasil, ini adalah bagian dari sportivitas yang harus kita hormati. Semoga Sumatera Utara bisa menjadi tolok ukur sepak bola di luar Pulau Jawa,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum Asprov PSSI Sumut, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa kemungkinan Sumut akan diwakili dua tim di Liga 4 Nasional, meski keputusan resmi masih menunggu konfirmasi.
"Kalau kita lihat kemungkinan dua tim ke nasional yang mewakili Sumatera Utara. Memang belum fix, tapi melihat jumlah peserta Liga 4 Sumut musim ini kemungkinan hanya dua tim. Dan Liga 4 Nasional nanti semuanya di pusatkan di Jawa," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, penyerahan penghargaan juga diberikan kepada top skor Liga 4 Sumut musim ini yang diraih oleh Risdo Amin Saragih dari Batubara United (7 gol).
Kemudian, kiper terbaik Liga 4 Sumut milik Aulia Rahman (PS Kwarta), pelatih terbaik kepada Irwansyah Panjaitan (PS Kwarta), dan pemain terbaik diraih oleh Indra Kesuma (Paya Bakung United) ***
