POJOKSATU.id, SIPIROK-Seorang petani MA Pakpahan (40), warga Lingkungan Banjar Toba, Kelurahan Sipirok Godang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menganiaya tetangganya, Minggu, 30 Juli 2023.
Penganiayaan ini terjadi karena pelaku tak tahan dengan sindiran tetangganya, MS (36) yang menyindirnya dengan pencuri. Diapun memukul korban hingga mengalami luka.
Kapolsek Sipirok, Iptu PM Siboro menjelaskan sebelum penganiayaan itu terjadi keduanya sempat adu mulut di depan rumah pelaku hingga memicu perhatian warga sekitar.
Siboro menjelaskan pemukulan itu terjadi secara spontan. Di mana, awalnya pelaku hendak membeli rokok ke warung. Saat melintas di depan rumah korban, dia mendengar kalimat sindiran dari korban.
“Yang mana, korban mengatakan ‘Ini ada tabung gas yang ingin dicuri biar bisa makan’,” ungkap Siboro, menirukan keterangan dari pelaku usai kejadian.
Mendengar hal itu, pelaku tersulut emosinya. Lantas, pelaku langsung memukul bagian mulut korban. Akibat pukulan tersebut, korban mengalami luka memar pada bibir bagian bawah.
Baca Juga: Pantas Gas 3 Kg Langka di Medan, Ternyata Ada Pangkalan Pengoplos LPG Bersubsidi di Sunggal
Korban yang mendapat pukulan, merasa tak terima dan bergegas melaporkan apa yang ia alami ke Polsek Sipirok.
“Tak lama, personel kami tiba langsung datang ke lokasi, guna mendinginkan suasana,” ujarnya.
Petugas kepolisian yang hadir di lokasi, akhirnya mempertemukan pelaku pemukulan maupun korban. Pihaknya menyarankan kedua belah pihak untuk menempuh mediasi.
Baca Juga: Panji Gumilang Bikin Bareskrim Ngamuk, Datang Besok atau Jemput Paksa!
Setelah memfasilitasi problem solving di Polsek Sipirok, personel akhirnya berhasil mendamaikan kedua belah pihak.
“Kedua belah pihak, kini sudah saling bermaaf-maafan. Bahkan, kedua belah pihak sudah makan nasi bungkus bersama-sama di Polsek Sipirok. situasi Kamtibmas usai kejadian sudah kembali aman dan kondusif,” jelas Kapolsek Sipirok. ***
