POJOKSATU.id, MEDAN-Pelatih PSMS Ridwan Saragih dalalm posisi genting. Ini setelah desakan agar dirinya mundur makin nyaring disuarakan suporter tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Desakan pelatih PSMS mundur ini tak terlepas dari hasil buruk PSMS dalam dua laga pembuka Liga 2 musim ini. Dimana, Joko Susilo dkk seri 1-1 melawan Sada Sumut FC di Stadion Baharoeddin Siregar, pada 16 September dan juga imbang 1-1 lawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan, 24 September 2023.

Suporter pun mendesak pelatih PSMS mundur, karena Ayam Kinantan selama ini punya rekor ciamik mengalahkan dua tim lawan tersebut. Namun, musim ini malah kewalahan untuk meraih satu poin sekalipun.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Bola Kamis 28 September: Indonesia vs Uzbekistan

Tanda pagar (tagar) #RidwanOut terus berseliweran di beberapa platform media sosial seperi Instagram, salah satunya di akun resmi PSMS.

Menyikapi riak yang terjadi, manajemen PSMS akhirnya buka suara. Melalui Direktur Teknik (Dirtek) PT Kinantan Medan Indonesia, pengelola PSMS, Andry Mahyar mengakui pihaknya mengetahui apa menjadi desakan suporter itu.

"Yang pertama terkait evaluasi, sampai saat ini kami dari manajemen pasti melakukan evaluasi, kami dengarkan masukan dari teman-teman baik suporter maupun stakeholder yang lain," ungkapnya, Rabu, 27 September 2023.

Baca Juga: Real Madrid Kuasai Pekan ke-7 La Liga dengan Kemenangan 2-0 atas Las Palmas

Andry memastikan, manajemen PSMS Medan melakukan evaluasi terkait berbagai hal yang menjadi masukan. Hanya saja, dia berharap, semua pihak untuk bisa fokus pada pertandingan menghadapi PSDS Deliserdang, Minggu, 1 Oktober 2023.

"Kita dalam waktu dekat ini akan melawan PSDS, saya meminta semuanya untuk fokus pada pertandingan itu. Kita butuh poin untuk suatu kemenangan, kita butuh hasil maksimal untuk mengamankan hasil mencapai target kita. Semoga hari Minggu nanti kita dapat poin maksimal," ungkapnya.

Andry mengatakan, saat ini yang terpenting yakni bagaimana menjaga psikologis pemain terkait desakan tersebut. Dia bersyukur, tim PSMS Medan saat ini cukup solid dan kompak. Harapannya, kondisi tersebut tetap terjaga untuk ke depannya.

Baca Juga: Tahan Imbang Sriwijaya FC, PSDS Raih Empat Poin dari Dua Laga Kandang, Berikut Klasemen Sementara Grup 1

Mantan penjaga gawang PSMS Junior ini menyebut terkait evaluasi termasuk pelatih, manajemen akan memantau perkembangannya. Dia meyakini, hasil evaluasi manajemen bisa memberikan keputusan terbaik bagi PSMS.

"Terkait evaluasi masih kami diskusikan. Semoga nanti pak Dirut (Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia Arifuddin Maulana) bisa mengambil suatu keputusan terkait masukan-masukan yang diberikan oleh suporter maupun stakeholder sepakbola yang lain. Kami tahu, kami dengar dan kami juga melihat," tuturnya.

Terkait posisi Ridwan Saragih sebagai pelatih PSMS Medan, manajemen akan membahasnya lebih lanjut, tetapi keputusan akan diambil setelah pertandingan melawan PSDS.

"Satu hari setelah pertandingan kita sudah akan membicarakan itu (nasib pelatih PSMS, Ridwan Saragih)," tegasnya.

Baca Juga: Klasemen Medali Asian Games 2023 Terbaru Rabu Malam: Indonesia Tambah 3 Medali, Begini Posisinya

Selain dari hasil pertandingan lawan PSDS, nasib Ridwan Saragih akan ditentukan dari performa tim secara keseluruhan dalam laga derby Sumut itu.

"Setiap pertandingan, termasuk dengan hasil lawan PSDS nanti salah satunya jadi pertimbangan bagi manajemen. Intinya yang jadi evaluasi kita bukan hanya hasil saja, tapi bagaimana performance tim ke depannya," sebutnya. ***