POJOKSATU.id, MEDAN-Tim Wushu Sanda Sumatera Utara (Sumut) yang akan berlaga di PON XXI/2024 Aceh-Sumut menjalani pemusatan latihan atau Training Camp (TC) selama 20 hari di
Guangzhou, China.

Tim Wushu Sanda Sumut telah diberangkatkan yang terdiri dari 11 atlet, dua pelatih, dan satu pendamping, Rabu sore, 24 Juli 2024.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Sumut, Darsen Song, menjelaskan bahwa TC ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan 11 atlet Sanda melalui latihan intensif dan berlatih dengan mitra tanding (sparring partner) yang berkualitas.

"Harapannya, TC ini bisa memberikan tambahan kekuatan karena fokus kami adalah pada ujicoba," jelasnya.

Baca Juga: Indonesia Negara Tertinggi Kasus Kanker Serviks di ASEAN, Dorong Peningkatan Capaian Imunisasi HPV pada BIAS 2024

Darsen tak menampik, kalua selama ini tim Wushu Sumut kesulitan mendapatkan lawan ujicoba yang sepadan di dalam negeri.

"Di dalam negeri kami sulit mendapatkan lawan ujicoba yang setimpal, sehingga kami memilih TC di China untuk mendapatkan lawan yang sesuai. Ini akan menjadi modal penting untuk tampil di PON nanti," ujarnya.

Diungkapkannya, sebelumnya pelatih Wushu Sanda dari Guangzhou pernah datang ke Medan dalam program pelatihan pemerintah.

Itu pula yang menjadi bahan bagu pihak Wushu Sanda Guangzhou untuk menentukan latihan seperti apa dan mitra tanding yang tepat untuk atlet Sumut.

Baca Juga: Polsek Kebon Jeruk Tangkap Pengedar Sabu dan Tembakau Sintetis, Begini Modusnya

"Pada Maret hingga April lalu, pelatih Sanda dari Guangzhou telah melihat karakter atlet kami, sehingga dengan pengalaman itu, pelatih Guangzhou akan mengatur sparring yang baik bagi atlet kami di sana," sebut Darsen.

Darsen juga berterima kasih atas dukungan penuh dari Waka Polri, Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., yang juga Ketua Dewan Kehormatan Wushu Sumut.

"Keberangkatan ini berkat bantuan dari Pak Agus Adrianto, serta dukungan dari KONI dan Dispora Sumut," timpalnya.

Di PON 2024, Wushu Sumut menargetkan 10 medali emas melalui tiga disiplin, yaitu Taulo (12 atlet), Wingchun (empat atlet), dan Sanda (11 atlet).

Baca Juga: Dipastikan Bu Nunuk 248.497 Guru Honorer tak Bisa Diangkat PPPK 2024, Pemda Kapok APBD-nya Oleng, Apakah UU ASN 2023 akan Direvisi?

Untuk mendukung program latihan, Darsen mengaku para atlet menggunakan fasilitas Yayasan Kusuma Wushu Indonesia milik pendiri Wushu Sumut, Master Supandi Kusuma.

"Terima kasih atas kepedulian Pak Supandi Kusuma. Saat ini, atlet kami dalam kondisi prima dan siap bertanding demi mengharumkan nama Sumut," pungkasnya. ***