POJOKSATU.ID, SUMUT - Hari kedua Aquabike World Championship 2024 di Dairi, berhasil membawa Rider asal Prancis, Francois Medori menjadi juara.

Ini merupakan kali kedua Medori tampil di Dairi. Ia pun memuji atmosfer yang diciptakan penonton di Pantai Silalahi. Beberapa kali Medori menyapa penonton dari jetskinya dan merayakan kemenangannya bersama-sama.

"Saya selalu suka Danau Toba, termasuk Dairi, ini salah satu favorit saya, atmosfer penonton begitu luar biasa di sini, keramahan mereka, memberikan support ke kami, ini luar biasa," kata Medori, usai penyerahan trofi di Pantai Silalahi, Kamis (14/11/2024) kemarin.

Baca Juga: Komitmen Edi Langkara Tuntaskan Permasalahan di Halteng, Banjir Dukungan Masyarakat

Terkait balapan di Pantai Silalahi, Medori mengaku puas, walau sempat terkendala saat start. Ditambah angin yang cukup kencang dan air yang berombak saat race kedua.

"Start saya tidak terlalu mulus, start dari sisi luar. Angin juga cukup kencang dan sedikit berombak, saya tidak mau ambil risiko, apalagi melihat beberapa rider bermasalah (dengan jetskinya)," kata Medori yang juga finish pertama di race pertama.

Pujian kepada penonton juga datang dari runner up Dairi Cup Anthony Radetic asal Amerika Serikat. Dia mengaku sangat mencintai Danau Toba, setelah dua musim tampil danau vulkanik terbesar ini.

Baca Juga: Menteri Lingkungan Hidup Wajibkan Produsen Makanan dan Minuman di Indonesia Kurangi Sampah Kemasan

"Saya sangat cinta Danau Toba, saya suka orang-orangnya, keramahan mereka luar biasa, lihat venue balapan kita, indah, saya sangat suka tempat ini," kata Radetic yang merupakan mantan pilot Blackhawk tentara Amerika Serikat ini.

Pemain Termuda Curi Perhatian
Ada yang mencuri perhatian penonton di Aquabike World Championship 2024 kategori endurance Danau Toba. Dia adalah Boanegers Ratag, rider termuda yang masih berusia 15 tahun.

Walau usianya masih tergolong muda, remaja asal Manokwari ini ternyata mampu bersaing dengan 32 rider kelas dunia. Dia berhasil finis di urutan ke-6 untuk race kedua di Dairi Cup dan menjadi yang tercepat di antara 8 rider Indonesia lainnya.

Baca Juga: Batal Gabung RIIZE, SM Entertainment Umumkan Seunghan Bakal Debut Solo Tahun Depan

"Saya sangat senang bisa finis di urutan ke-6 dan juara secara nasional, apalagi saya masih kurang berpengalaman dibanding rider-rider lainnya, tetapi tentu saya bangga menjadi rider termuda dan membawa nama Indonesia," kata Boanegers.

Di race pertama Dairi Cup Boanegers tidak tampil maksimal, karena kendala di sensor jetskinya.

Walau berhasil menyelesaikan race, dia gagal meraih poin di race pertama Dairi Cup, padahal di hari pertama, Karo Cup dia berhasil finis urutan 10 dan 9.

Baca Juga: 9 INSTANSI INI Tidak Ada TES TAMBAHAN, Hanya Gelar Tes CAT BKN, PENTING Download Disini MATERI POKOK SOAL SKB

"Race pertama tadi ada kendala di sensornya, sensornya tidak tahu di kedalaman berapa jadi mesinnya kurang oksigen, jadi speednya gak dapet, cuma 86, harusnya 123 kemudian ombak, tentu juga lawannya yang jauh lebih berpengalaman dari saya," kata Boanegers, yang juga bersaing dengan kakaknya sendiri Trinity Ratag.

Boanegers juga merasa bangga bisa tampil di Danau Toba dan bermain di depan masyarakat sendiri.

"Itu juga menambah semangat saya dan juga tim, Danau Toba luar biasa, pas touring tadi melihat dari dekat keindahannya dan juga diceritain sejarah-sejarahnya," tambah Boanegers.

Baca Juga: MANTAP! Nubia Focus Pro 5G Bawa Spesifikasi Luar Biasa Harga Mulai Rp2 Jutaan, Fokus Kenceng Banget di Kamera

Rider perempuan Indonesia yang tampil apik di Karo Cup kemarin Kanina Ramadhina harus puas finis di urutan 19 di race kedua. Padahal di race pertama dia berhasil finis di urutan ke-13.

"Iya ada kendala di mesin, jadi kecepatannya turun drastis, ke depannya untuk besok (Simalungun Cup) kita dan tim akan mempersiapkan lebih baik lagi," kata Kanina.

Rider asal Prancis Francois Medori berhasil keluar menjadi juara di Dairi Cup (50 poin), kemudian di susul rider Amerika Serikat Anthony Radetic (44 poin) dan Hajime Isahai dari Jepang (34 poin) di posisi ketiga.
Sedangkan untuk rider Indonesia Makaio Wimylie berada di posisi ke-8 (20 poin), Sosis Yoko posisi 11 (16 poin), Boanegers Ratag posisi 12 (15 poin) dan Fikri Rajab posisi 13 (14 poin).

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Dapat Kuota 4.947 KL BBM Subsidi untuk Optimalkan Transportasi Kereta Api

Sementara itu dua Srikandi Indonesia Lingaa Kumara dan Kanina Ramadhina di posisi 19 dan 20. Kemudian Hilman Kurniawan posisi 22, Lucky Limanjawa posisi 23 dan terakhir Trinity Ratag posisi 30.

Lebih dari 1.000 penonton memadati Pantai Silalahi untuk menyaksikan event tahunan ini. Sebelumnya, hari pertama kategori endurance Aquabike juga berlangsung sukses di Karo pada Selasa (13/11/2024.

Selanjutnya, kategori endurance akan ditutup di Parapat, pada hari ini Jumat (15/11/2024) untuk seri Danau Toba dan event puncaknya untuk kategori GP akan diselenggarakan di Pangururan, Samosir, 16-17 November. ***