POJOKSATU.ID - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Togap Simangunsong, menekankan pentingnya kinerja maksimal aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung program pembangunan desa.
Hal ini ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Rabu (27/8/2025).
Togap menyebutkan, meski pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, program prioritas yang berkaitan langsung dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut tetap harus berjalan.
Baca Juga: Kuasa Hukum JTK Minta KONI Tunda Pengangkatan dan Pelantikan Ketua PTMSI Karawang
“ASN harus bekerja all out, bersinergi, dan berkolaborasi untuk menyukseskan program pembangunan desa. Tujuan akhirnya tentu untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Togap.
Dalam laporan Kepala Dinas PMD Dukcapil Sumut, Parlindungan Pane, saat ini Sumut masih memiliki empat desa tertinggal. Namun, progres pembangunan desa terus berjalan.
“Sebanyak 5.714 desa sudah melakukan penginputan indeks desa. Sudah terlaksana lomba evaluasi desa dan kelurahan, serta baru dua kabupaten/kota yang memiliki batas desa, yaitu Labuhanbatu Selatan dan Batubara,” kata Parlindungan.
Ia juga menambahkan, Dinas PMD Dukcapil telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mewujudkan desa anti-korupsi.
Hingga kini, 12 kabupaten/kota di Sumut sudah mengusulkan program tersebut.
Selain pembangunan desa, Parlindungan menjelaskan, Dukcapil Sumut berperan penting dalam menyiapkan data kependudukan yang akurat, termasuk verifikasi data untuk penerima bantuan provinsi.
“Tugas kami juga memberikan pembinaan dan pengawasan ke kabupaten/kota dalam pelaksanaan administrasi kependudukan, termasuk menjaga keamanan data pribadi masyarakat,” jelasnya.
Togap mengingatkan bahwa arahan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, adalah agar seluruh OPD menyusun program yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan visi-misi Pemprov Sumut, termasuk pembangunan desa sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Kunjungan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, memastikan lingkungan kerja ASN lebih nyaman, serta meningkatkan komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan desa dan pelayanan kependudukan di Sumut.

