POJOKSATU.id, DELISERDANG-Skuat Timnas U17 Mali meraih hasil sempurna pada laga perdana Piala Kemerdekaan 2025 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara (Sumut), Selasa sore, 12 Agustus 2025.

Mali sukes mengalahkan Uzbekistan dengan skor telak 5-1. Kelima gol tim besutan Pelatih Adama Diefla Diallo itu cetak oleh Mahamadou Traore pada menit 18; lalu hat-trick N'DjiCoura Raymond Bomba 35', 45+1', dan 60'; Ibrahim Diakite pada menit 50.

Sedangkan, satu-satunya gol balasan Uzbekistan dicetak oleh pemain pengganti Tokhirov Khabibuloh pada menit ke-84.

Baca Juga: SE Terbaru Menpan RB: 1 Dokumen Ini Jadi Penentu Pengusulan PPPK Paruh Waktu

Pelatih Timnas U17 Mali, Adama Diefla mengapresiasi penampilan skuatnya sepanjang laga. Kemenangan ini, sesuai target yang dipasang Juara Ketiga Piala Dunia U17 Tahun 2023 ini di ajang Piala Kemerdekaan 2025 yaitu sapu bersih seluruh laga dengan kemenangan dan juara.

"Terima kasih saya ucapkan kepada pemain saya yang telah melakukan penampilan terbaik sehingga bisa menang. Kami terus mencoba untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan pada turnamen," ujarnya Adama Diefla usai pertandingan.

Dia menegaskan Mali ikut Piala Kemerdekaan 2025 sebagai persiapan Piala Dunia U17 di Qatar. Sehingga, setiap laga adalah penting bagi timnya.

Baca Juga: LPDP-IE University Spanyol Buka Pendaftaran Beasiswa untuk Jenjang Master Bidang Saintek dan Hukum, Cek Jadwal, Syarat dan Dokumen yang Diperlukan

"Kami ikut serta di turnamen ini tentu untuk persiapan menuju piala dunia. Sejak awal kami katakan bahwa tujuan kami ke sini bisa meraih kemenangan di setiap pertandingan dan menjadi juara," ujarnya.

Adama mengungkapkan alasan timnya tetap bisa tampil maksimal, meski datang hanya sehari sebelum laga kontra Uzbekistan

"Sangat capek, tapi ketika kami di lapangan, kami lupakan itu. Ketika kami memakai baju timnas, kami siap, untuk matipun kami siap melakukan yang terbaik untuk kebanggaan Mali," tegasnya.

Adama juga memuji kondisi lapangan Stadion Utama Sumut dan sama sekali tidak menggangu jalannya pertandingan.

Baca Juga: UIN Sumatera Utara Buka Pendaftaran S1 Jalur Mandiri Gelombang 2 Tahun 2025, Berikut Jadwal dan Syaratnya

Sementara, pemain Mali, Raymond Bomba mengakui kunci kemenangan tim Mali hanya satu yaitu kerja sama pemain.

"Permainan kolektif kunci dari kemenangan kami," sebutnya.

Pelatih Sergev Chigodaev secara terpisah mengakui kekalahan timnya. Dia mengatakan salah satu kelemahan timnya adalah para pemain yang masih muda yaitu U16.

"Selamat, karena Mali sudah memenangkan pertandingan, ini pelajaran berharga bagi kami. Karena, skuat kami berisi pemain yang U16. Jadi kami berharap bisa meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya, kami akan mencoba lebih baik," ujarnya.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Seperti diketahui, laga kedua Piala Kemerdekaan 2025, mempertemukan Timnas U17 Indonesia melawan Tajikistan, pada pukul 19.30 WIB malam ini. ***