POJOKSATU.ID - Seorang pengendara motor mendapat perlakuan tak menyenangkan ketika melewati ruas jalan di Kota Sidikalang, Sumatera Utara.
Seorang pengendara motor dimintai pungli oleh orang tak dikenal dengan modus membeli bendera merah putih.
Orang tersebut meminta pungli sebesar Rp10.000, yang akan diganti dengan bendera merah putih berukuran kecil.
Baca Juga: Mau Jadi Kondektur atau Masinis? Rekrutmen PT KAI 2025 Dibuka untuk Lulusan SLTA, D3, hingga S1
Setelah membayar, pengendara tersebut baru boleh melintasi jalan tersebut untuk melanjutkan perjalanannya di wilayah Sumatera Utara.
Kondisi lalu lintas saat itu melompong dari kendaraan, sehingga ia memacu kendaraannya agak cepat.
Tiba-tiba ada pria dewasa yang menghadangnya di tengah jalan, ia reflek menarik rem hingga terdengar suara berdecit.
Baca Juga: TPG Triwulan 3 CAIR September! Guru Non ASN Ingat Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Penerima!
Saat motornya melaju perlahan, tangannya dipegang oleh pria berbaju orange, sehingga dirinya tak bisa kabur.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @juku_0 itu memperlihatkan pria berbaju orange langsung berdiri di depan motornya saat ia menghentikan laju kendaraan.
Ternyata, pria tersebut meminta pengendara membayar seikhlasnya untuk bendera merah putih yang dipasangkan olehnya di spion motor.
Baca Juga: Tidak Sama dengan ASN! Begini Alur Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Bagi Guru Non ASN!
Jumlah mereka ada beberapa orang, setiap motor yang lewat akan diberhentikan untuk dipaksa membeli bendera merah putih berukuran kecil.
Tanpa ada persetujuan, pria berbaju orange langsung memasangkan bendera tersebut, meski 17 Agustus sudah lewat.
Ketika pengendara akan memberikan uang Rp5.000, pria tersebut menolak karena merasa jumlahnya kurang.
Padahal di awal sudah mengatakan bisa membayar seikhlasnya tapi ketika diberi Rp5.000, malah meminta Rp10.000.
Hingga akhirnya terjadi tawar menawar antara pengendara dan pria tersebut yang cukup alot tapi dengan suasana santai.
Pengendara tersebut sempat beberapa kali menyindir, tapi pria itu mengaku belum makan hari ini.
Baca Juga: Kilas Balik Kontroversi Bahlil Lahadaila: di Balik Gelar Bintang Mahaputera Adipurna
Tak mau berbuntut panjang hingga berseteru, pengendara akhirnya memberikan uang Rp10.000.
Baru berjalan beberapa meter dari lokasi tersebut, tali ikatan pada bendera sudah sobek karena tak kuat menahan angin kencang.
Dalam pengakuan pria berbaju orange, ia sempat mengatakan bahwa ada panitia yang mengurus transaksi jual beli bendera kepada pengendara.***

