POJOKSATU.id, SKUAT PSMS Medan menargetkan untuk menuntaskan tiga laga kandang dengan kemenangan beruntun melawan Persikad Depok, Sabtu malam, 11 Oktober 2025, pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Sumatera Utara (Sumut).

Ya, PSMS tak ingin kehilangan poin setelah dua kemenangan sebelumnya melawan di Sumsel United dan Sriwijaya FC. Apalagi, setelah lawan Persikad Depok, tim berjuluk Ayam Kinantan akan menjalani laga away.

Kemenangan pada laga besok, juga akan memperbesar peluang PSMS berada di posisi puncak klasemen sementara grup 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Baca Juga: Pembunuhan Kasir Alfamart Dina Oktaviani Diduga Bukan Motif Ekonomi, Pelaku Tertarik Kemolekan Korban

Saat ini, tim besutan Kas Hartadi itu ada di peringkat ketiga dengan tujuh poin dengan dua kali menang, sekali kalah dan sekali seri.

PSMS hanya terpaut satu angka dari tim-tim atas yaitu Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC yang sama-sama mengoleksi delapan poin.

Untuk mewujudkan semua target itu, Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi, memastikan timnya sudah siap untuk tampil allout melawan Persikad.

“Yang pasti untuk pertandingan besok kita sudah siap. Semoga pertandingan besok berjalan dengan lancar,” ujar Kas Hartadi dalam sesi wawancara, Jumat, 10 Oktober 2025.

Baca Juga: Kisah Cinta Berawal dari Sinetron hingga ke Pelaminan, Berikut 7 Fakta Pernikahan Amanda Manopo dan Kenny Austin

Soal peluang PSMS untuk naik ke posisi teratas klasemen, Kas Hartadi memilih tetap fokus pada permainan tim.

“Yang pasti kita fokus saja pada pertandingan besok. Semoga kita meraih hasil yang maksimal dan tidak memikirkan tim lain,” tegasnya.

Pun demikian, Kas mengakui, Persikad Depok bukan lawan yang mudah. Di bawah asuhan Ridwan Saragih, tim asal Jawa Barat itu tampil cukup solid dan baru saja menaklukkan PSPS Riau.

“Soal kekuatan Persikad, saya melihat tim ini permainannya cukup bagus dan terbukti mereka bisa memenangkan laga dari PSPS,” ungkapnya.

Baca Juga: Aturan Baru Dana BOS 2025: Perubahan Besar yang Perlu Diketahui Sekolah

Sosok Ridwan Saragih juga bakal disorot pada laga ini. Dia adalah pelatih yang pernah menangani PSMS pada musim 2023.

Kepergiannya saat itu dari PSMS diwarnai intrik. Lantaran, manajemen ingin menduetkannya dengan pelatih lain.

Ridwan Saragih memutuskan mundur dari jabatan pelatih PSMS Medan, pada Rabu malam, 4 Oktober 2023.

"Manajemen meminta saya untuk bekerja sama dengan coach Miftahudin Mukson melatih PSMS Medan. Itu juga yang menjadi pertimbangan saya untuk mundur, lantaran saya merasa tidak mungkin dalam satu kapal ada dua nakhoda," jelasnya saat itu.

Baca Juga: 10 Program Studi S1 Unggulan di Universitas Djuanda yang Berpeluang Karier Luas, Banyak yang Tak Sangka Ada Jurusan Ini

Dan, tiap kali Ridwan melatih klub lain yang menjadi lawan PSMS, Ayam Kinantan tidak mudah untuk meraih kemenangan.

Oleh karena itu, patut dinanti racikan Kas Hartadi untuk memenangkan pertandingan kali ini.

Kas Hartadi mengungkapkan, skuat belum dipastikan bisa tampil full team. Lantaran ada beberapa pemain belum fit.

Namun, pelatih berusia 54 tahun itu berharap dua pemain asingnya Vitor Barata dan Felipe Cadenazzi bisa fit jelang pertandingan.

“Kondisi beberapa pemain yang cedera akan kita lihat sampai besok pagi jam 10. Apakah kondisinya sudah baik atau belum,” tuturnya,

Baca Juga: 7 Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Tinggi Badan, Boleh Berkacamata, Lulusan SMA Sederajat Boleh Coba, Nih!

“Masalah starting-nya besok juga kita lihat nanti, karena saya pernah mengalami hal serupa, pas mau main ada pemain yang tiba-tiba sakit,” timpalnya.

Pada kesempatan yang sama, pemain PSMS Medan Ichlasul Qadri menyatakan seluruh skuat dalam motivasi tinggi untuk menjaga tren kemenangan di kandang.

“Pemain tentu sudah sangat siap. Kita menjalani dua laga terakhir di kandang dengan baik dan ingin terus menjaga tren positif yang telah diraih,” kata Qadri. ***