POJOKSATU.id, DELISERDANG-Skuat PSMS Medan menutup babak playoff degradasi sekaligus Kompetisi Liga 2 Musim 2024/2025 dengan kemenangan atas Persikota Tangerang, di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu sore, 15 Februari 2025.

PSMS memenangkan pertandingan atas Persikota dengan skor 3-1. Raihan tiga poin ini, membuat Rachmad Hidayat dkk mengunci klasementara sebagai pemuncak grup dengan 15 poin.

Tiga gol kemenangan PSMS atas Persikota dicetak oleh Aidun Sastra Utami, lewat serangan super cepat pada babak awal pertandingan, tepat menit ke-1.

Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Nader Taher, Koruptor Kelas Kakap Berhasil Ditangkap Usai 19 Tahun Jadi Buronan

Dua lainnya tercipta lewat pemain Persikota, Lintang Satrio, yang melakukan gol bunuh diri pada menit ke-14, dan Rachmad Hidayat menit ke-38. Satu-satunya gol Persikota dicetak Luthfi Saragih pada menit ke-12.

Pada laga yang tak menentukan lagi untuk kedua tim ini, tuan rumah mengawali laga dengan serangan cepat ke lini pertahanan Persikota.

PSMS langsung unggul lewat yang dilesatkan Aidun Sastra Utami pada menit ke-1, memanfaatkan kemelut di gawang Persikota. Tendangan sang kapten Rachmad Hidayat berhasil diblok kiper Persikota, Mukhti Alhaq. Tetapi bola rebound berhasil dimanfaatkan Aidun dengan menjebol gawang lawan.

Baca Juga: Para Penyanyi 'Melawan', Bikin Gerakan Vibrasi Suara Indonesia di Tengah Huru Hara Kasus Agnez Mo versus Pencipta Lagu

Pada menit ke-12, Persikota sukses menyamakan kedudukan lewat gol penalti Luthfi Saragih. Wasit Zulfriadi menunjuk titik putih, setelah bek PSMS, Ramadan melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Skor 1-1 tak bertahan lama. Dua menit kemudian, menit ke-14, PSMS unggul 2-1 setelah striker Juninho melepaskan tendangan tapi masih bisa diblok kiper lawan. Tapi, bola malah mengenai kepala pemain belakang Persikota, Lintang Satrio dan masuk ke gawang sendiri.

PSMS menggandakan keunggulan, lewat Kapten PSMS, Rachmad Hidayat pada menit 39, usai memanfaatkan umpan Imam Bagus dari sisi kanan gawang Persikota. Dan, skor 3-1 tersebut bertahan hingga pertandingan usai.

Baca Juga: Lowongan Kerja KIMIA FARMA Dibuka di 27 KOTA, Posisi Medical Representative untuk Lulusan SMK, D3 dan S1 Semua Jurusan, Segera Hingga 28 Februari

Pelatih PSMS, Nil Maizar, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain sepanjang musim. Ia menilai persaingan musim ini sangat ketat, mulai dari fase penyisihan hingga playoff degradasi.

"PSMS Medan sebenarnya tim yang bagus, punya suporter luar biasa, serta stadion utama yang memadai. Siapapun yang menangani tim ini harus berkolaborasi lebih baik dengan manajemen dan para pemangku kepentingan, karena klub ini memiliki sejarah yang besar," ujar Nil kepada wartawan.

Disinggung soal masa depannya apakah masih akan bersama PSMS, Nil Maizar menjawabnya singkat.

"Kita masih menunggu arahan dari manajemen. Jika nanti ada pembicaraan, kita akan diskusikan. Jika sesuai dengan prinsip dan semua pihak sepakat, saya siap bertahan," sebutnya.

Kapten PSMS, Rachmad Hidayat, juga mengakui bahwa musim ini menjadi tantangan berat bagi tim. Meski gagal promosi, ia bangga PSMS tetap bertahan di Liga 2.

Baca Juga: Tampilan Unggah Dokumen Bagi Guru PPG Madrasah dan PAI dengan Status Revisi Dalam Ajukan Proses PPG!

"Kami mengakhiri musim dengan bahagia dan patut mensyukurinya. Terima kasih kepada suporter, rekan-rekan pemain, serta tim pelatih. Musim ini berat, tapi saya bangga dengan tim ini. Walaupun tidak mencapai target, kita tetap harus bersyukur," kata Rachmad.

Ya, PSMS gagal mewujudkan lolos ke Liga 1 musim depan setelah hanya bisa bertahan di Liga 2. Sedangkan, Persikota harus menerima fakta pahit degradasi ke Liga 3 musim depan. ***