POJOKSATU.id - Skuat PSMS Medan gagal meraih poin di di Stadion Pakansari, Bogor, usai kalah dari tuan rumah Persikad Depok, Sabtu, 3 Januari 2026.

Meski mendominasi pertandingan dengan berbagai peluang, PSMS kalah 0-1 dari Persikad lewat gol oleh Nico Sitepu pada menit ke-60.

Hasil ini membuat target untuk bersaing di papan atas Pedagaian Championship musim 2025-2026 untuk mendapatkan tiket ke Liga 1 semakin sulit.

Baca Juga: UPDATE CPNS 2026: Kemenkeu Buka Lowongan CPNS 2026 Jalur SMA Ratusan Formasi Kabarnya Siap Ditempatkan Disini!

Pelatih PSMS, Kas Hartadi, mengakui timnya kehilangan fokus hingga terjadinya gol kemenangan tuan rumah.

“Kami sebenarnya bermain bagus dan bisa menekan Persikad, tapi kami hilang fokus pada menit ke-60. Kami terus menyerang, tapi belum bisa mencetak gol karena masih lemah di finishing,” ujarnya usai laga.

Kekalahan ini juga membuat pemain PSMS kecewa berat. Seperti yang diungkapkan Bhudiar.

“Sebelumnya saya ucapkan selamat buat Persikad yang mendapatkan tiga poin. Kami sebagai pemain sudah bekerja keras, tapi inilah sepak bola, mungkin belum rezeki," ungkapnya.

Baca Juga: Kementerian HAM Buka Ratusan Formasi PPPK S1 Semua Jurusan: Cek Kuota dan Lokasi Penempatannya!

Dia menekankan, hasil ini akan jadi bahan evaluasi bagi skuat PSMS untuk laga berikutnya melawan Adhyaksa pada 11 Januari 2026 di Stadion Utama Sumut.

"Banyak peluang tercipta, tapi tidak ada gol sampai akhir pertandingan,” sebutnya.

Kekalahan ini juga bakal jadi bahan manajemen untuk melakukan evaluasi.

Ya, sebelumnya, Presiden Klub PSMS, Fendi Jonathan menegaskan, evaluasi akan dilakukan usai laga lawan Sriwijaya FC dan Persikad.

"Kita akan segera lakukan evaluasi. Dua pertandingan ke depan menjadi penilaian terakhir," tegasnya, Kamis, 18 Desember 2025.

Baca Juga: Cek di Sini! Daftar Harga Pajak Kendaraan Terbaru 2026, Motor dan Mobil Lengkap

Dia memastikan evaluasi bukan hanya soal konsistensi peforma pemain di lapangan, melainkan juga mencakup soal sikap.

"Penilaian bukan hanya di dalam lapangan saja, tetapi juga sikap kedisiplinan dan atitude-nya sebagai seorang pemain pro," tukasnya.

Evaluasi ini diumbar sebelumnya dengan harapan menaikkan semangat skuat PSMS dan berujung perolehan hasil yang maksimal pada setiap laga.

Baca Juga: Peringatan Keras Buat Kepala Daerah, Tak Boleh Sembarangan Lantik Kepala Sekolah Tanpa Melalui SIM KSPSTK

Namun, dari dua laga away ini, PSMS hanya sukses mengalahkan Sriwijaya FC.

"Kita berharap dengan adanya evaluasi yang terukur, PSMS harusnya mampu mencapai hasil yang lebih maksimal," ujarnya.

Kini, dalam tujuh laga terakhirnya, PSMS baru meraih satu kemenangan (2 kali imbang, 4 kali kalah, 1 kali menang).

Tim berjuluk Ayam Kinantan ini total baru mengemas 17 poin dalam 14 laga (4 menang, 5 seri, 5 kalah). ***