POJOKSATU.id, SKUAT PSMS Medan sukses membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Nusantara United dengan skor 1-0 pada babak playoff degradasi grup H Liga 2 di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Kamis, 30 Januari 2025.
Gol tunggal kemenangan PSMS dicetak oleh Imam Bagus pada masa injury time, sekaligus semakin memperbesar peluang tim berjuluk Ayam Kinantan untuk tetap di Liga 2 musim ini dan terhindar dari degradasi.
Dengan kemenangan ini, PSMS Medan kokoh Grup H dengan sembilan poin dari tiga laga dengan tiga kemenangan. Tersisa tiga pertandingan (dua home, satu away) untuk memastikan nasib Rachmad Hidayat dkk musim depan.
Baca Juga: Biaya dan Syarat Perpanjang SIM Mati, Berikut Penjelasannya
PSMS Pelatih PSMS, Nil Maizar, menyambut girang kemenangan ini. Apalagi diraih dalam laga yang diwarnai kontroversi keputusan wasit.
"Alhamdulillah hari ini, kami bisa mendapatkan tiga poin. Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemain atas perjuangan hari ini. Dengan penuh semangat dan totalitas, kita bisa memenangkan pertandingan," ujar Nil Maizar dalam konferensi pers usai laga.
Terkait momen kontroversi pada laga ini, Nil Maizar memberikan respon. Timnya menilai wasit tidak tepat ketika memberikan penalti kepada Nusantara United pada babak kedua hingga membuat skuat Ayam Kinantan protes.
Terlebih, sebelum menunjuk penalti, diduga ada pelanggaran terhadap bek PSMS, Sebastijan Antic, yang tidak digubris wasit.
"Menurut Law of The Game, itu pelanggaran terhadap Antic, tapi wasit tidak meniup peluit. Sementara untuk penalti lawan, menurut kami itu bukan pelanggaran, tapi wasit sudah memutuskan dan kami terima," ungkap Nil Maizar.
Beruntung bagi PSMS, eksekusi penalti Nusantara United FC yang dilesatkan Vladimir Everton yang sempat masuk harus diulang karena wasit menganggapnya terlalu lama menendang. Pada percobaan kedua, kiper Fakhrurrazi Quba tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan lawan.
Setelah insiden tersebut, PSMS mulai bermain lebih menyerang dan akhirnya menemukan momen emas di menit ke-92.
Gol kemenangan PSMS lahir lewat kombinasi kaki Imam Bagus yang menyelesaikan umpan dengan dingin oleh Imam, membuat skor menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Baca Juga: The Real Solois, Jimin BTS Cetak Lima Rekor Baru di Billboard Charts Minggu Ini
Meski menang, Nil Maizar mengingatkan para pemain untuk tidak lengah di sisa pertandingan.
"Anak tangga kita masih ada, hati-hati terpeleset. Saya pesan ke pemain tetap rendah hati, tidak sombong, dan tetap menghargai semua yang ada di sini. Respect sama tim lawan, pelatih, dan pemain," tegasnya.
Pahlawan kemenangan PSMS, Imam Bagus, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil ini.
"Alhamdulillah yang pertama saya ucapkan karena ini semua berkat kerja keras tim. Sesuai dengan instruksi pelatih, kita semua bisa memenangkan pertandingan sore hari ini," ujar Imam.
Imam juga menegaskan bahwa timnya akan tetap fokus di laga-laga berikutnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Tottenham vs IF Elfsborg: Spurs Bakal Menang Telak?
"Semoga ke depannya perjalanan kita lebih mudah dan lebih semangat lagi. Tidak ada main-main karena masih ada sisa tiga pertandingan lagi yang harus dimaksimalkan," sebutnya.
Namun, di balik kemenangan ini, PSMS juga mendapat kabar kurang baik. Ini setelah sang kapten Rachmad Hidayat mengalami cedera hamstring, sementara Muhammad Kanu mengalami dislokasi lutut dan harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Kanu lututnya dislokasi, harus MRI dulu. Rachmad Hidayat hamstring di pahanya. Tapi setidaknya kondisi lapangan di sini cukup bagus untuk pertandingan," jelas Nil Maizar. ***
