POJOKSATU.id - Skuat PSMS Medan bersiap melakoni laga pekan ke-15 Pegadaian Championship Musim 2025/2026 melawan Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu, 11 Januari 2026.
Laga ini penting bagi PSMS setelah hasil inkonsisten yang diraih skuat berjuluk Ayam Kinantan itu. Teranyar, kalah 0-1 dari Persikad Depok pada pertandingan away pekan lalu.
Namun, optimisme diusung Kim Jeung-ho dkk seiring dengan pergantian pelatih kepala. Dimana, hadirnya sosok Eko Purdjianto.
Laga kontra Adhyaksa FC menjadi ajang pembuktian bagi Eko Purdjianto, meski baru beberapa hari menjadi pelatih kepala menggantikan Kas Hartadi.
Baca Juga: Kas Hartadi Didepak, Manajemen Ayam Kinantan Umumkan Eko Purdjianto Pelatih Baru PSMS Medan
Menghadapi Adhyaksa FC tentu bukan perkara mudah. Pasalnya, tim tamu datang dengan predikat runner-up sementara klasemen Grup A Wilayah Barat, mengoleksi 26 poin .
Sementara itu, PSMS masih tertahan di posisi ke-7 dengan 17 poin dari 14 pertandingan, dan ancaman masuk zona degradasi terbuka lebar, karena hasil buruk kembali diraih.
Pun demikian, kondisi tim PSMS dipastikan dalam kondisi yang baik jelang laga ini. Hal tersebut disampaikan Asisten Pelatih PSMS Medan, Welliansyah.
“Untuk menghadapi Adhyaksa, semua pemain punya motivasi yang sangat bagus. Gairah mereka luar biasa dalam beberapa hari latihan ini. Apalagi kita bermain di kandang, anak-anak bertekad memberikan yang terbaik,” ujarnya kepada media, pada konferensi pers, Sabtu, 10 Januari 2026.
Baca Juga: Arah Rekrutmen Guru ASN Mulai 2026! Antara PPPK, CPNS, dan Penataan Sistem Pendidikan
Dia juga paham tim lawan bukan sembarang. “Adhyaksa adalah tim yang bagus, kita harus respect. Tapi karena ini laga home, kita harus tampil maksimal,” sambungnya.
Kapten PSMS Kim Jeung-ho pada kesempatan yang sama optimistis dengan perubahan yang terjadi di dalam tim.
“Kami punya pelatih baru (Eko Purdjianto), mindset tim sudah berubah. Kita harus menang di pertandingan ini,” tegasnya.
Dia berharap dukungan penuh dari suporter. “Saya berharap suporter datang berbondong-bondong ke stadion dan memberikan support agar PSMS bisa meraih tiga poin,” ungkapnya.
Baca Juga: Waspadai Hoaks BSU 2026, Kemnaker: Pendaftaran Tidak Perlu secara Mandiri
Di tempat terpisah, Eko Purdjianto, menekankan targetnya dari manajemen adalah membawa PSMS berada di posisi lima besar. Tetapi, dia dan tim akan berusaha melebihi tantangan itu.
"Target saya dari manajemen lima besar, tapi kalau bisa lebih bagus lagi kita ambil, karena materi pemain juga bagus, mereka tinggi dan skill bagus," ujarnya.
Dia berharap PSMS bisa kembali menjadi tim yang sulit dikalahkan seperti sedia kala di era kejayaan tim kebanggan Kota Medan itu. Itu juga yang membuatnya mau memilih PSMS Medan.
"Apresiasi ini tim besar. Kita harus berprogres ke depannya. Karena, PSMS Medan waktu saya pemain dulu susah dikalahkan tim besar," pungkasnya. ***
