POJOKSATU.id - PSMS Medan harus pulang dengan tangan hampa usai takluk 0-1 dari FC Bekasi City dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu malam, 9 November 2025.

Gol tunggal kemenangan Bekasi City atas PSMS dicetak oleh Renan Silva pada menit ke-66, sekaligus memastikan tiga poin penting bagi tim tuan rumah.

Kekalahan ini membuat posisi PSMS Medan melorot ke peringkat keenam klasemen sementara Grup 1 dengan 12 poin dari sembilan pertandingan (3 menang, 3 kalah, 3 seri).

Baca Juga: Presiden Prabowo Sikapi Pengeboman SMAN 72 Kelapa Gading, Mau Batasi Game Online Tembak-tembakan

Sementara FC Bekasi City naik ke posisi tiga dengan 14 poin dari 4 menang, 2 seri dan tiga kalah.

Pada akhir putaran I ini, Garudayaksa FC masih memimpin klasemen dengan 20 poin (6 menang, 2 seri dan 1 kalah)

Dan, dasar klasemen dihuni Sriwijaya dengan 2 poin dari 7 kalah dan 2 seri.

PSMS Dominan, Tapi Finishing Jadi Kendala

Asisten pelatih PSMS Medan, Welliansyah, menyampaikan permintaan maaf kepada suporter Ayam Kinantan atas hasil minor ini.

Baca Juga: Densus 88 Antiteror Ungkap Pelaku FN Ternyata Bawa 7 Bom ke SMAN 72 Kelapa Gading, 3 Gagal Meledak

Dia menilai tim sejatinya tampil cukup baik dan mampu menguasai jalannya pertandingan, namun gagal memanfaatkan banyak peluang emas.

“Pertama, kami ucapkan selamat untuk Bekasi City dan mohon maaf kepada suporter PSMS, bola Medan. Malam ini kami belum bisa memberikan poin," ujarnya usai laga.

"Kami sebenarnya menguasai jalannya laga, banyak peluang tercipta, tapi sayangnya tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol,” sambungnya.

Baca Juga: Bahaya Over Exfoliate: Ketika Niat Wajah Glowing Malah Bikin Iritasi

Pelatih asal Padang itu menilai bahwa gol Bekasi City lahir akibat kesalahan antisipasi dari skema serangan balik. Menurutnya, hal itu menjadi catatan penting yang akan dibenahi tim pelatih.

“Gol mereka terjadi dari counter attack. Ini jadi bahan evaluasi penting untuk kami ke depan. Kami apresiasi seluruh pemain yang sudah berjuang keras malam ini,” tambahnya.

Welliansyah menegaskan bahwa sektor penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah utama bagi timnya jelang menghadapi Persika Tegal di laga selanjutnya di Putaran II.

Baca Juga: LANJUTAN Contoh Soal dan Pembahasan TKA SMA 2025 Bahasa Inggris!

Ia juga menyebut akan melakukan penyesuaian taktik agar lebih efektif di depan gawang lawan.

"Untuk ini, kami melakukan evaluasi yang sangat-sangat kita lakukan, yaitu dalam masalah finishing. Beberapa kali peluang yang kita dapat tidak bisa kita manfaatkan peluang," tuturnya.

"Dan juga masalah transisi. Gol yang terjadi dari counter attack, ya inilah yang harus kita evaluasi ke depannya," jelasnya.

Baca Juga: Imbas Pengeboman SMAN 72 Jakarta, Sekolah Tatap Muka Diliburkan, KBM Digelar Secara Online

Sementara itu, Kapten PSMS, Kim Jeung-Ho turut menyampaikan kekecewaannya atas hasil buruk di Bekasi. Pemain asal Korea Selatan itu menilai tim sudah bekerja keras, namun kurang tenang dalam mengeksekusi peluang.

“Hari ini permainan kami kurang bagus. Kami menciptakan banyak peluang, tapi gagal mencetak gol. Untuk suporter PSMS Medan, saya minta maaf. Di laga berikutnya melawan Tegal, kami akan berjuang untuk meraih tiga poin,” ujar Kim.

Dia juga menambahkan bahwa persaingan di Liga 2 sangat ketat, di mana kekuatan fisik, taktik, dan mental menjadi faktor penting.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Dapat Tambahan Penghasilan dari Pemerintah 2025–2026

“Liga Indonesia sangat kompetitif. Pemain harus kuat secara fisik dan mental. Saya tahu fans Medan sangat luar biasa. Terima kasih sudah terus mendukung kami,” pungkasnya.

Selanjutnya, PSMS akan memulai Putaran II dengan laga tandang menghadapi Persekat Tegal, pada Kamis, 13 November 2025. ***