POJOKSATU.id, PALEMBANG-Skuat PSMS Medan menahan imbang tuan rumah Sriwijaya FC tanpa gol 0-0 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu sore, 12 Oktober 2024.

Meski tanpa gol, laga Sriwijaya vs PSMS ini berlangsung sengit. Wasit utama Fibay Rahmatullah mengeluarkan lima kartu kuning untuk kedua tim.

Tiga dari lima kartu kuning tersebut untuk pemain Sriwijaya yaitu, Ragil Dimas pada menit ke-31, Tegar Hening Pangestu pada menit ke-42, dan Tomi Darmawan pada menit ke-89.

Dua kartu kuning lainnya untuk pemain PSMS, yaitu Sebastian Antic pada menit ke-66 dan Izmy Yaman Hatuwe pada menit ke-90+4.

Baca Juga: Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Kembali Berhasil Tangkap Pengedar Narkoba di Jalan Marelan Raya

Bagi PSMS ini adalah hasil seri ketiga dari enam laga yang sudah dilalui dengan mengemas total 9 poin (2 menang, 3 seri dan 1 kalah). Dua hasil seri sebelumnya dari laga melawan Dejan FC (2-2) dan FC Bekasi City (0-0).

Pelatih PSMS Medan, Nil Maizar, menyatakan rasa syukur atas hasil yang diraih, meskipun tak sesuai dengan harapan awal tim.

"Tentu alhamdulillah atas hasil ini, sebenarnya target kita kan ingin menang ya, tapi mengingat situasi dan kondisi kita syukuri (hasil) ini," ujar Nil Maizar, didampingi pemain bertahan, Mohammad Kanu usai pertandingan.

Mengenai penampilan tim, Nil Maizar memberikan apresiasi besar kepada para pemainnya yang telah berjuang selama 90 menit penuh.

Baca Juga: Salim Nauderer Klarifikasi, Bantah Tudingan Selingkuh dengan Azizah Salsha, Tegaskan Bakal Ambil Langkah Hukum untuk Penyebar Fitnah

"Saya apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang sampai 90 menit, kita tetap membumi, perjalanan masih panjang, dan kita harus bekerja keras lagi," katanya.

Namun, saat ditanya tentang protes dari sejumlah pemain PSMS terkait beberapa keputusan wasit, Nil Maizar memilih untuk tidak berkomentar lebih lanjut.

"Saya no comment lah, saya soal wasit ini sudah kenyang, teman-teman (jurnalis) aja lah yang bisa membuat narasinya seperti apa," ujarnya.

Pun, Nil Maizar menyinggung insiden yang melibatkan pemain belakang PSMS, sebastijan Antic, yang menurutnya tidak mendapatkan perlindungan dari wasit meskipun dilanggar keras oleh pemain Sriwijaya FC.

Baca Juga: Anies Baswedan akan Mendukung Salah Satu Paslon di Pilgub Jakarta 2024, Tunggu Saja Waktunya

"Si Antic memang 'dihajar' itu kan tadi harusnya peluit, kalau di Eropa disentuh aja pemain belakang free kick, ini jangankan disentuh, 'dihajar' aja nggak ada free kick," jelasnya dengan nada kecewa.

Mantan Pelatih Sriwijaya itu menegaskan bahwa timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam persiapan menghadapi laga berikutnya melawan PSPS Pekanbaru pada 19 Oktober di Stadion Baharuddin Siregar.

"Mudah-mudahan kita akan evaluasi dari pertandingan ini, apa dan bagian mana yang harus kita perbaiki, baik itu dalam bertahan maupun dalam menyerang," tambahnya.

Mohammad Kanu, juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil imbang ini. "Pertama-tama kita bersyukurlah dapat poin di Palembang, memang bukan target kita seri, target kita menang di sini, dan kita bakal perbaiki di latihan persiapan lawan PSPS," jelas Kanu. ***