POJOKSATU.id, SKUAT PSMS Medan menargetkan kemenangan sempurna pada laga keempat Pegadaian Championship musim 2025/2026, melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu sore, 4 Oktober 2025.

Melawan Sriwijaya pada laga bertajuk 'Derby Sumatera' ini, PSMS bermodalkan tiga poin usai menaklukan Sumsel United pekan lalu. Oleh karena ini, pertandingan home kali ini harus benar-benar berakhir dengan kemenangan sebelum kembali melakoni partai away.

Di atas kertas klasemen sementara Grup 1, PSMS sejatinya unggul dengan empat poin dari tiga laga (sekali menang, sekali seri, sekali kalah) dan ada di posisi kelima. Sedangkan, Sriwijaya di peringkat 10 yang baru mengumpulkan satu poin (sekali seri dan dua kali kalah).

Baca Juga: Kelebihan Muatan Truk Rusak Jalan, Pemprov Sumut Siap Jalankan Target Zero ODOL 2027 Sesuai Amanah Presiden Prabowo

Pelatih PSMS, Kas Hartadi, memastikan Ayam Kinantan-julukan timnya, telah siap menghadapi Las Wong Kito-julukan Sriwijaya.

"Kita sudah siap main baik mental dan fisik, semoga berjalan lancar dan bisa melarih hasil yang maksimal," tegasnya, pada konferensi pers, dalam konferensi pers jelang laga.

Kas juga mengungkapkan, PSMS akan tampil full team, termasuk para pemain asingnya. "Kondisi Felipe (Cadenazzi) sudah 100 persen maksimal. Untuk keseluruhan pemain siap tanding menghadapi Sriwijaya FC," jelasnya.

Baca Juga: Kronologi Kasus Cantika Davinca, Penyanyi Dangdut Terlibat Kecelakaan Maut Hingga Tewaskan Pelajar di Magetan

Dia juga menjawab tegas tentang putra, King Eric Cantona yang berseragam Sriwijaya FC.

"Masalah anak saya memang dibawa ke sini (Sumut), tapi main atau tidaknya saya belum tahu, yang penting saya profesional saja. Saya juga mengajarkan anak saya profesinal," tukasnya.

Sementara itu, Kapten PSMS, Jeung Ho Kim, menambahkan Sriwijaya bukan tim yang mudah dikalahkan, meski lawan belum pernah mengecap kemenangan musim ini.

"Pertandingan menghadapi Sriwijaya adalah laga sulit. Tim tamu juga punya misi penting untuk mencuri poin. Tapi saya yakin, kita optimis meraih tiga poin," ucap pemain asal Korea Selatan itu.

Baca Juga: TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia 2026, Anggaran Rp16 Miliar Disetujui DPR untuk 80 Pertandingan, Nobar Gratis!

Kim juga menjelaskan, posisinya sebagai kapten PSMS, sangat disyukurinya. Dia berterima kasih kepada pelatih yang telah memberinya kepercayaan.

Namun, dia sangat paham, kerja sama tim adalah kunci suksesnya satu skuat bukan berdasarkan siapa kaptennya.

"Terus terang saya membutuhkan kerjasama tim untuk membongkar pertahanan lawan. Apalagi dalam laga menghadapi Sumsel United pekan lalu. Sejarah buat saya bisa mencetak gol di stadion yang baru. Terima kasih buat semua. Laga besok (hari ini) tiga poin," sebutnya.

Baca Juga: Kebanyakan Konsumsi Konten Instan, Pelajar Lakukan Tren Monthly Curriculum, Lawan Gejala Brain Rot

Sedangkan, Pelatih Sriwijaya FC Ahmad Zulkifli, yang membawa 23 pemain tentu tak ingin pulang dari Sumut dengan tangan hampa. Dia berharap bisa membawa timnya mendapatkan kemenangan perdana.

"Kami butuh poin dalam laga sebelumnya meraih hasil enggak maksimal. Secara mental kami juga sudah siap," tegasnya.

Selanjutnya, mantan pemain PSMS yang berseragam Sriwijaya, Fiwi Dwipan, menekankan sangat menantikan laga ini.

"Kami akan buktikan bisa menang dan poin tiga angka. Kami main habis-habisan," tuturnya.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Laga PSMS vs Sriwijaya FC bukan sekadar pertandingan dua tim kontestan Pegadaian Championship, melainkan dua klub dengan histori panjang di Indonesia yang hingga belum mampu naik level ke Super League. ***