POJOKSATU.id, SUMUT - Antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat mudik Lebaran 2024, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) lakukan survei.

Survei tersebut dilakukan untuk memprediksi arus kepadatan mudik Lebaran 2024, bahwa puncak kepadatan tersebut diprediksi akan terjadi pada H-2 dan H+3 Lebaran.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan bahwa Sumatera Utara memiliki karakteristik yang berbeda dengan Jawa.

Baca Juga: Jadi Skutik Paling Pas dan Populer: New Honda Vario Hadir dengan Pilihan Warna Sporty dan Fitur Canggih

Oleh karena itu, pihak kepolisian telah menyiapkan skenario penanganan untuk situasi puncak maupun tidak.

"Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut telah melakukan simulasi untuk mengatur jalur utama, terutama di Labuhanbatu, Asahan, dan Medan agar lalu lintas tetap lancar. Selain itu, tempat wisata juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung," kata Kapolda.

Kapolda juga menjelaskan bahwa ada beberapa objek pengamanan yang akan dilakukan, terutama di Jalur Timur Sumatera Utara, seperti Labuhanbatu hingga Langkat menuju Aceh.

Baca Juga: Kazuha LE SSERAFIM dan K &TEAM Dikabarkan Berpacaran setelah Diduga Makan Berdua di Restoran Jepang

"Jalur ini merupakan jalur yang paling padat, sehingga pos-pos pengamanan akan didirikan untuk mengatasi kerawanan yang mungkin muncul. Kami juga menekankan pentingnya koordinasi dengan Mabes Polri agar operasi pengamanan berjalan dengan baik," jelas Irjen Agung.

Selain Jalur Timur, Jalur Tengah yang meliputi Medan, Simalungun, Siantar, Toba, hingga Mandailing Natal dan Sumatera Barat juga akan mendapatkan pengamanan khusus.

"Untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan di Jalur Lintas Sumatera, pihak kepolisian Sumut akan memfungsikan tol yang ada di Kisaran untuk arah Asahan, serta tol yang akan menuju Siantar," terang Kapolda.

Baca Juga: Nilai SKTT Guru Calon PPPK Madina 2023 Belum Dibatalkan, BKN Medan : Kami Tahan Hingga Audit Investigatif Selesai

Tol-tol ini akan difungsikan mulai tanggal 4 Maret 2024, dengan harapan dapat memperlancar arus lalu lintas kendaraan yang melintas.

"Dengan adanya tol tersebut, diprediksi perjalanan dari Medan hingga Prapat dapat diselesaikan dalam waktu 3,5 jam dalam situasi hijau," tandas Kapolda. ***