POJOKSATU.ID - Usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), gelar apel perdana.

Apel tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Sumut pada Selasa (8/4/2025) pagi.

Apel di hari pertama kerja pasca libur Lebaran 2025 ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution.

Turut hadir mendampingi beliau adalah Wakil Gubernur Sumut, Surya, Penjabat (Pj) Sekda Sumut, Effendy Pohan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumut.

Baca Juga: Perkembangan Keributan di RSUD Pirngadi Medan, Konten Kreator dan Istri Dilaporkan Keluarga Pasien ke Polda Sumut. Begini Kronologinya

Gubernur Bobby Nasution mengungkapkan bahwa tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja ini mencapai hampir 100 persen.

Namun, ia menyebutkan terdapat tiga ASN yang tidak hadir dan telah menyampaikan alasan ketidakhadiran mereka.

Salah satu alasan yang disoroti oleh Bobby Nasution adalah ketidakhadiran seorang ASN akibat penundaan (delay) penerbangan yang ditumpanginya.

Meski demikian, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Baca Juga: Bikin Nyesek, Kenzaha Mahasiswa UKI yang Tewas Dibunuh Temannya, Ternyata Kerap Dibully Senior

"Ada 3 (PNS tidak hadir) namun ada alasannya semua. Walaupun, satu masalah penerbangan (delay). Tapi, saya jangan dipepet kali, kalau dalam permasalahan perjalanan tidak mengganggu," ujar Bobby Nasution kepada wartawan.

Terkait kemungkinan sanksi bagi ASN yang tidak hadir, suami Kahiyang Ayu tersebut menyatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu meminta klarifikasi lebih lanjut.

"Kita lihat nanti (sanksi) kalau operasional kenapa pulangnya mepet sekali," tuturnya.

Baca Juga: Kepala BKN Sampaikan KABAR GEMBIRA, 4.005 NIP PPPK dan CPNS Hasil Seleksi 2024 Telah Diterbitkan

Selain itu, Bobby Nasution juga menyoroti beberapa hal terkait kedisiplinan ASN, seperti atribut seragam yang tidak lengkap dan keterlambatan kehadiran pada apel perdana ini. Menurutnya, hal ini menjadi catatan bagi Pemprov Sumut.

"Kedepannya kita ingin menerapkan kedisplinan, tadi saya bilang. Ego-ego harus dihilangkan, kedepannya kita lihat. Saya sampaikan satu barisan ada atribut tidak lengkap. Ada terlambat, kalau ada-ada seperti itu, baru kita berikan sanksi," tegasnya.

Menjawab pertanyaan mengenai rencana inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Dinas di lingkungan Pemprov Sumut, Bobby Nasution enggan memberikan jawaban pasti.

Baca Juga: Sering Disebut Pakai Orang Dalam, Beginilah Kenyataan Penentuan Kelulusan Akhir Sekolah Kedinasan

Namun, ia mengimbau seluruh Kepala Dinas untuk melakukan pengecekan terhadap kehadiran dan kedisiplinan ASN di unit kerja masing-masing pada hari pertama kerja ini.

"Saya minta masing-masing OPD untuk mengecek anggotanya, kalau sidak rahasia," pungkasnya sambil tersenyum. ***