POJOKSATU.id, PELATIH Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Nova Arianto, mengungkapkan tak ingin kesalahan serupa saat melawan Tajikistan di laga perdana Piala Kemerdekaan 2025, terulang ketika Garuda Muda melawan Uzbekistan, Jumat, 15 Agustus 2025.

Nova Arianto mengakui banyak pelajaran yang dipetik dari laga kontra Tajikistan yang berakhir seri 2-2 di Stadion Utama Sumatera Utara (Sumut), 12 Agustus 2025.

Di satu sisi, Coach Nova-sapaan akrabnya, mengaku senang dengan pertandingan yang berjalan baik meski di bawah guyuran hujan deras. Namun, dia melihat timnya kurang fokus sehingga bisa kebobolan dua gol.

Baca Juga: Jatuh ke Parit saat Selebgrasi Gol ke Gawang Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025, Nova Arianto Beberkan Kondisi Terkini Mierza Firjatullah

"Secara kualitas Tajikistan tampil sangat baik, saya melihat intensitas pertandingan sangat-sangat sangat baik, ini jadi uji coba sangat baik bagi kami sebelum menuju ke Piala Dunia U17. Jadi ada dua lawan lagi Mali dan Uzbekistan sebagai tim yang cukup baik," jelasnya.

Dia berterima kasih atas perjuangan skuatnya menuntaskan pertandingan melawan Tajikistan.

"Saya berterima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras walau kemasukan dua gol, ini jadi pelajaran yang baik buat mereka sebelum main di Piala Dunia," sambungnya.

Melawan Uzbekistan, Coach Nova berharap timnya tampil lebih baik dan meminimalisir kesalahan.

"Ada yang perlu diperbaiki dan evaluasi untuk kita lawan Uzbekistan nanti," sebutnya.

Baca Juga: Jatuh ke Parit saat Selebgrasi Gol ke Gawang Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025, Nova Arianto Beberkan Kondisi Terkini Mierza Firjatullah

Dia mengurai, bagaimana Tajikistan bisa membuyarkan kemenangan Indonesia pada injury tim. Persoalan fokus menjadi perhatiannya pada laga berikutnya.

"Ini pelajaran buat kami, bagaimana kami harus fokus selama 90 menit plus 4, gol terjadi di menit 90 + 3. Saya lihat secara fokus pemain cukup berkurang, sehingga kita bisa kemasukan," ungkapnya.

"Termasuk gol pertama ini jadi pelajaran bagi pemain, sedikit saja kita buat kesalahan di daerah pertahanan, risikonya gol. Ke depan, kita tampil di Piala Dunia, kesalahan yang kecil itu bisa kita perbaiki," tuturnya.

Sementara itu, Pelatih Timnas U17 Tajikistan, Marco Ragini, memberikan apresiasi besar terhadap permainan Timnas U-17 Indonesia usai pertemuan kedua tim di Turnamen Piala Kemerdekaan 2025.

Baca Juga: Fujifilm Rilis X-E5 dan Lensa XF23mmF2.8 R WR, Perpaduan Portabilitas dan Performa Tinggi

Dia menilai, Nova Arianto telah melakukan perubahan taktik yang membuat timnya tampil lebih baik dibanding saat di Piala Asia U17.

"Secara khusus, saya sangat menghargai strategi pelatihnya. Untuk itu, saya ucapkan selamat kepada Timnas Indonesia dan pelatihnya,” ujarnya usai laga.

Seperti diketahui, Piala Kemerdekaan 2025 diikuti empat timnas baik Indonesia, Mali, Tajikista dan Uzbekistan. Ini adalah laga persahabatan untuk persiapan ke Piala Dunia U17 tahun 2025 ini di Qatar.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Pada laga perdana Piala Kemerdekaan 2025, Mali membuka kemenangan besar 5-1 atas Uzbekistan. Selanjutnya, Mali akan berhadapan dengan Tajikistan dan Indonesia kontra Uzbekistan, pada Kamis, 15 Agustus 2029. ***