POJOKSATU.ID, SUMUT - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), meluncurkan aplikasi 'Literasi Permata' untuk mempermudah masyarakat dalam meminjam buku.

Literasi Permata merupakan layanan yang terintegrasi dengan perpustakaan di Sumut, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses buku.

"Hari ini juga launching jejaring perpustakaan sehingga semua orang bisa meminjam buku dari perpustakaan di Sumut. Peminjaman buku tanpa melihat jarak, jadi tidak alasan lagi buku tidak ada. Tinggal dicari melalui aplikasi literasi permata," ujar Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni, Selasa (3/8/2024) kemarin.

Baca Juga: Trinusa Cabut Laporan PT Migas Kota Bekasi ke KPK

Pj Gubernur juga berharap dengan kehadiran aplikasi ‘Literasi Permata’ dapat memudahkan masyarakat dalam peminjaman buku, baik secara manual maupun online. Buku yang tersedia juga cukup banyak, yakni sekitar 190.000 buku.

"Jumlah buku ada sekitar 190.000 dan baru dipinjam sekitar 20%. Sistem aplikasi ini dibuat untuk mempermudah peminjaman buku tanpa mengenal jarak," ucap Fatoni

Ditambahkan Fatoni, peminat buku secara manual saat ini masih terbilang banyak. Pada aplikasi ‘Literasi Permata’ juga menyediakan buku fisik dan digital.

Baca Juga: Ini Definisi Iman, Persaudaraan dan Belarasa yang Akan Disampaikan Oleh Paus Fransiskus

"Mari kita sosialisasikan peminjaman buku melalui aplikasi online. Ini memudahkan kita agar buku dekat dengan kita. Dengan demikian budaya literasi juga terwujud secara luas," kata Fatoni.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut Dwi Endah Purwanti mengatakan tujuan acara ini untuk mewujudkan sistem perpustakaan di Provinsi Sumut sehingga masyarakat dari manapun juga dapat menikmati layanan perpustakaan secara adil dan beradab.

"Dengan literasi diharapkan dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia dan meningkatkan masyarakat gemar membaca," kata Endah.

Baca Juga: Hidayat Nur Wahid : Anies Belum Tentu Jadi Presiden Jika Bentuk Partai Baru

Tyas Fatoni jadi bunda literasi Sumut
Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni mengukuhkan Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Tyas Fatoni menjadi Bunda Literasi Sumut, pada Selasa (3/9/2024).

"Saya mengucapkan selamat kepada Bunda Literasi yang sudah dikukuhkan. Pengukuhan Bunda Literasi sangat penting dan strategis, karena secara filosofis mempunyai makna bahwa peran ibu sangat penting untuk kemajuan bangsa dan negara," ujar Fatoni.

Disampaikan Fatoni, bahwa dengan membaca dan membudayakan literasi, maka segala ilmu pengetahuan bisa diperoleh. Hal ini dilakukan dengan berdiskusi, mengikuti seminar dan webinar.

Baca Juga: AC Milan Belum Pernah Menang, Hanya Jago di Pramusim, Furlani: Kami Dukung Fonseca, Tidak Usah Panik

"Literasi juga bisa menciptakan generasi unggul. Ada empat macam generasi unggul yang bisa diciptakan melalui literasi, yakni generasi cerdas, pintar, inovatif, dan kreatif," ucap Fatoni.

Menurutnya, generasi yang cerdas adalah generasi yang mampu menggunakan ilmu pengetahuan dan informasi di dalam kehidupan sehari-hari. Generasi pintar adalah orang yang mempunyai banyak ilmu dan pengetahuan sera mampu menangkap informasi dengan cepat dan tepat.

Sementara itu, generasi kreatif adalah generasi yang mempunyai kemampuan untuk membuat perbedaan dalam melakukan semua hal, cara bekerja, pola pikir, bertindak, bersikap dengan cara yang berbeda, efektif dan lebih efisien.

Baca Juga: Maarten Paes Sudah Ikut Latihan di Jeddah, Jelang Arab Saudi vs Indonesia

"Generasi inovatif adalah generasi yang melakukan sesuatu dengan perencanaan dengan tujuan yang jelas, baik dengan proses yang jelas dengan target, sehingga dengan literasi maka generasi unggul seperti ini bisa kita ciptakan," kata Fatoni.

Budaya literasi juga bisa diterapkan dengan menggelar berbagai macam kompetisi. Misalnya, dengan membuat lomba mulai dari desa, kota, kabupaten, hingga provinsi. Begitupula dengan kehadiran perpustakaan keliling yang juga mampu meningkatkan budaya literasi bagi masyarakat.

"Itu perlu kita ciptakan semuanya agar budaya literasi bisa maksimal di Sumatera Utara," ujarnya. ***