POJOKSATU.id - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang oknum polisi melakukan penganiayaan terhadap orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.
Peristiwa tersebut terjadi di seputaran Simpang 6, Kota Rantau Prapat, Pelabuhanbatu, Sumatera Utara Kamis (6/3) sore.
Berdasarkan rekaman CCTV yang ada di sekitar awalnya terlihat seorang wanita datang dari sisi kiri Pos Lantas Simpang 6 Kota Rantau Prapat dan langsung membakar salah satu motor yang terparkir.
Setelah membakar sebuah motor di Pos Lantas Simpang 6 Kota Rantau Prapat, pelaku segera melarikan diri.
Personel Satlantas Polres Labuhanbatu Bripka Aldian Janu Rambe mengatakan, penganiayaan tersebut dipicu rasa kesal karena motor miliknya yang diparkir di samping pos diduga dibakar pelaku.
Atas perbuatannya tersebut dirinya mengaku menyesal dan memohon maaf kepada masyarakat khususnya warga Labuhanbatu.
Baca Juga: 20 Produk Apple Akhirnya Kantongi Sertifikat TKDN, Begini Penjelasan Kemenperin
Bripka Aldian juga mengaku ia sempat menendang ODGJ tersebut.
"Mohon maaf saya, tadi ada sedikit ada tendang saya buat karena panik," ujar Bripka Aldian.
Ia menceritakan, saat sedang berada di pos ada ODGJ yang datang sambil membawa bensin.
ODGJ tersebut menyiramkan bensin yang ia bawa ke motor yang terparkir dekat pos polisi dan kemudian membakarnya.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Labuhanbatu atas kesalahan saya itu semua tidak saya perbuat dengan sengaja hanya sekedar reflek karena saya panik karena kendaraan saya tiba-tiba dibakar yang dinamakan mereka itu ODGJ," kata Bripka Aldian.
"Tapi yang saya bingung kenapa sampai ada ada bensin dan mancis yang dibawa sama odgj itu. Saya mohon maaf sebesar-besar kepada masyarakatan atas perbuatan saya," pungkasnya.***
