POJOKSATU.id, MEDAN-Sebanyak 11 atlet judo Sumatera Utara (Sumut) berlatih di Vietnam selama sebulan. Mereka diberangkatkan Pengurus Provinsi (pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumut demi persiapan lebih apik untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Ke-11 atlet judo Sumut tersebut berangkat dalam dua gelombang yaitu pada Jumat, 5 April 2024 dan Minggu 7 April 2024.

Ke-11 judo Sumut itu empat atlet kata yaitu Fadli Ardiansyah Manik, Krisjon Parningotan Simorangkir, Redinda Syahira, Mutiara Ocean Oka Sinaga. Kemudian, 7 atlet fighter Helena Susyen, Damara Raditya, Adelia Sari Lubis, Febby Landa Marlina, Ezlina Sinuhaji, Dwi Pramitha Suhendra dan Okky Wicaksono.

Baca Juga: Sempat Hilang saat Berwisata ke Air Terjun Sipiso-piso, Turis Asal Perancis Berhasil Dievakuasi dengan Kondisi Tangan Patah

Para atlet didampingi dua pelatih Eka Setya Wirawan dan Bambang Prakarsa.

Ketua Pengprov PJSI Sumut Muhammad Arief Fadhillah menjelaskan pemilihan Vietnam sebagai tempat latihan, lantaran negara tersebut cukup berprestasi di Asia Tenggara.

"Untuk kata, pelatihnya Sensei Tai Thanh Nguyen yang menciptakan juara dunia kata junior. Beliau juga merupakan ketua dewan juri kata Asia Tenggara," jelas Arief yang turut mengantarkan keberangkatan para atlet, Minggu, 7 April 2024.

Sedangkan, untuk atlet shiai (fighter), nantinya akan ikut berlatih bersama timnas judo Vietnam. "Jadi kita di sini berlatih dan bertanding di kejuaraan lokal," kata Arief.

Baca Juga: Sebut Nikita Mirzani Keras Kepala dan Egois, Lolly Ogah Memaksa Hubungannya dengan Sang Ibu Harus Baik Secepatnya

Meski begitu, tidak semua atlet Pelatda Sumut yang bisa berangkat dan berlatih ke Vietnam. Karena, beberapa diantaranya mengalami cedera, yaitu adalah Nicholas Abednego Marbun, Willy Pratama, Jihan Syahkila Lubis dan Daffa Maulana Putra.

Dua atlet judo Sumut lainnya, Nanda Banurea dan Winner Panggabean masih di Pelatnas.

"Mereka menjalani pemulihan di Medan, Nicholas baru dua bulan lalu operasi karena cedera," sebutnya.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Dua Minibus dan Satu Bus di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, 12 Orang Tewas

Arief sendiri memuji fasilitas olahraga yang ada di Vietnam tersebut mulai dari mess hingga fasilitas latihan. Dimana, negara itu punya dua fasilitas National Sport Training Centre di Ho Chi Minh City dan Hanoi.

Diapun berharap kesempatan berlatih selama sebulan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para atlet.

"Kami punya hubungan yang bagus dengan Vietnam Judo Association. Saya berharap kesempatan try out di Vietnam ini benar-benar dimanfaatkan para atlet. Ini upaya kami untuk bisa meraih prestasi di PON 2024," pungkasnya. ***