POJOKSATU.id- Grab Indonesia membagikan 1.000 rompi Teman Setara kepada Mitra Pengemudi Tuli dan memberikan edukasi bahasa isyarat kepada 650 mitra di enam kota dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional.
Rompi Teman Setara dilengkapi ilustrasi bahasa isyarat dasar yang dapat membantu komunikasi antara Mitra Pengemudi Tuli dan pengguna.
Informasi visual tersebut antara lain dapat digunakan untuk menyampaikan arahan sederhana, seperti kiri dan kanan, serta sejumlah isyarat dasar seperti “terima kasih” dan “sama-sama”.
Rangkaian kegiatan Hari Bahasa Isyarat Internasional digelar untuk memperkuat komunikasi dan interaksi yang lebih inklusif antara Teman Tuli, Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, serta karyawan Grab.
Mengusung semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh”, rangkaian kegiatan Grab mencakup edukasi bahasa isyarat, distribusi rompi khusus bagi Mitra Pengemudi Tuli, serta pembelajaran inklusif di lingkungan internal perusahaan.
Baca Juga: Menghindari Kejahatan di Malam Hari, Grab Dukung Mekanisme Safer Allocation for Night Rides
Edukasi bagi Mitra Pengemudi digelar melalui Kopdar Spesial Hari Bahasa Isyarat di Medan, Semarang, dan Jakarta pada 23 September 2026.
Sementara itu, edukasi bagi Mitra GrabMerchant dilakukan melalui Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha (Teras Perwira) Spesial Hari Bahasa Isyarat di Bali, Bandung, dan Yogyakarta.
Ratusan Mitra Pengemudi Grab di Medan, Semarang, dan Jakarta juga mengikuti edukasi bahasa isyarat bersama Teman Tuli dalam rangkaian Kopdar tersebut.
Kopdar menjadi ruang bagi Mitra Pengemudi untuk berbagi pengalaman, menyampaikan aspirasi, serta membangun interaksi dengan sesama mitra.
Kegiatan itu didukung Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia (GERKATIN), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin), dan Disability Network (DNetwork).
Baca Juga: Hanya 15 Titik Berpeluang Jadi Wilayah Tambang Rakyat di Mandailing Natal, 21 Lokasi Gugur
Melalui kegiatan tersebut, para mitra mendapat kesempatan mengenal sekaligus mempraktikkan cara berkomunikasi yang lebih inklusif, baik ketika berinteraksi dengan pengguna maupun sesama mitra.
Kreator konten dan penyanyi Idgitaf turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dia berinteraksi dengan Mitra Pengemudi melalui sesi pembelajaran bahasa isyarat.
Imelda Situmorang, Teman Tuli sekaligus Mitra Pengemudi Perempuan Grab, mengatakan kegiatan ini memberikan kesempatan bagi Teman Tuli dan mitra lainnya untuk saling belajar mengenai budaya Tuli serta komunikasi yang lebih inklusif.
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi kami untuk saling belajar dan berbagi pemahaman tentang budaya Tuli, termasuk mengenalkan fitur Grab yang dapat digunakan dalam keseharian,” kata Imelda.
Menurut dia, keberadaan informasi visual pada rompi Teman Setara turut membantu komunikasi antara Mitra Pengemudi Tuli dan penumpang.
Baca Juga: Hingga September, 3,97 Juta Anak Terindikasi Tidak Sekolah, Kemenag Integrasikan Data Madrasah
“Rompi Teman Setara juga membantu memperlancar komunikasi karena memuat informasi visual yang dapat dilihat penumpang, misalnya untuk memberi arahan kiri atau kanan serta menggunakan isyarat sederhana seperti ‘terima kasih’ dan ‘sama-sama’,” ujarnya.
Director of Grab Indonesia Richard Aditya mengatakan perjalanan Grab bersama Teman Tuli selama hampir satu dekade memberikan berbagai pengalaman dan pembelajaran dalam membangun ekosistem yang lebih inklusif.
Menurut Richard, inklusivitas tidak hanya berkaitan dengan penyediaan akses, tetapi juga bagaimana setiap orang dapat merasa dihargai dan menjadi bagian dari interaksi yang setara.
“Selama hampir satu dekade, perjalanan bersama Teman Tuli mengajarkan kami bahwa ekosistem inklusif bukan hanya tentang memberikan akses, tetapi juga memastikan setiap orang dapat merasa diapresiasi dan menjadi bagian dari interaksi yang setara dalam keseharian,” kata Richard.
Baca Juga: Bukan Dihapus, Ini Alasan Jalur Sepeda Jakarta Tetap Dipertahankan hingga 2027
Dia menyebut pengalaman bersama Teman Tuli hadir dalam berbagai peran, mulai dari Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, hingga pelanggan.
“Perjalanan bersama Teman Tuli, baik sebagai Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, maupun pelanggan, terus memberikan berbagai pengalaman dan pembelajaran bagi kami,” ujarnya.
Richard menambahkan, berbagai ruang interaksi dan edukasi yang dihadirkan Grab ditujukan untuk memperluas pemahaman mengenai inklusivitas di dalam ekosistem perusahaan.
6.207 Mitra Penyandang Disabilitas di Asia Tenggara
Upaya membangun ekosistem inklusif juga dilakukan melalui pembukaan akses terhadap kesempatan ekonomi.
Sepanjang 2025, sebanyak 6.207 Mitra Pengemudi penyandang disabilitas di Asia Tenggara disebut telah memperoleh akses pendapatan dan kesempatan untuk mandiri secara finansial melalui GrabAccess.
Inisiatif tersebut dirancang untuk membuka peluang yang lebih setara bagi penyandang disabilitas, termasuk Teman Tuli, agar dapat berpartisipasi dan bertumbuh dalam ekosistem Grab.
Baca Juga: O2SN Pendidikan Khusus 2026, Ini Cabang yang Dipertandingkan, Syarat Peserta dan Batas Usianya
Selain itu, Grab menghadirkan pop-up booth Kopi Sunyi di kantor pusat Grab Indonesia dengan melibatkan Mitra GrabMerchant penyandang disabilitas.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi karyawan Grab atau Grabbers untuk mempelajari bahasa isyarat yang dapat digunakan dalam percakapan sehari-hari sekaligus mengenal pengalaman Teman Tuli secara lebih dekat.
Grab Hadirkan Fitur untuk Mitra Pengemudi Tuli
Selain edukasi dan kegiatan tatap muka, Grab juga menghadirkan fitur digital untuk membantu mengurangi hambatan komunikasi dalam aktivitas sehari-hari.
Bagi Mitra Pengemudi Tuli, fitur Disable Call mengalihkan komunikasi dari panggilan telepon ke fitur pesan.
Dengan dukungan tersebut, Mitra Pengemudi dapat menjalankan pesanan dengan mengandalkan komunikasi berbasis teks.
Dukungan tersebut dilengkapi GrabSupport yang menyediakan bantuan melalui teks, chat, dan bahasa isyarat bagi Mitra penyandang disabilitas ketika membutuhkan dukungan.
Grab juga menghadirkan Smart Suggestion Chat Information untuk membantu Mitra Pengemudi dalam berkomunikasi. ***
