POJOKSATU.ID, SUMUT - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Yayasan Mentari Meraki Asa (YMMA) menggelar Fun Walk bertema "Gerakan Sumatera Utara Akhiri Tuberkulosis".

Funwalk yang diselenggarakan di Lapangan Cadika Medan, Senin (28/10/2024) ini, diikuti oleh 300 kader tuberkulosis (tbc) binaan YMMA.

Ada 10 Kab/kota yang ikut diantaranya Kota Medan, Binjai, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Karo, Asahan, Simalungun, dan Labuhanbatu.

Baca Juga: KUNCI LULUS, Cara CEK PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PPPK 2024 Lengkap Cara Mengetahui PESAING dan PELUANG

Funwalk ini juga diikuti 20 mahasiswa program MSIB Batch 7 yang biasa disebut dengan TB Rangers.

Pada tahun 2024 ini, YMMA mengangkat tema "Kader Jaga Kita, Kita Jaga Kader".

Ketua YMMA Ahmad Hakiki, M.I.Kom mengatakan acara Funwalk merupakan momentum silaturahmi dan penguatan organisasi antara yayasan dan kader yang berjuang di tengah masyarakat untuk eliminasi TBC di daerahnya masing-masing.

Agenda ini juga rangkaian dari merayakan berdirinya YMMA dan masuk usia 4 tahun.

Baca Juga: Rilis EMIS 4.0, Kementerian Agama Mulai Lakukan Transformasi Digital Pendidikan Keagamaan, Uji Coba Nasional Mulai 28 Oktober

"Ini merupakan momentum untuk menguatkan langkah dan memantapkan visi ke depan untuk mewujudkan cita-cita bersama. Tugas YMMA sebagai mitra pemerintah punya banyak tantangan," ujar Hakiki.

Hakiki berharap pemerintah dapat menyatukan prinsip dan menguatkan komitmen kami mantapkan apalagi hari ini momentum Sumpah Pemuda.

"Saya meminta kita semua untuk memegang teguh prinsip yang sudah dijalani bersama. Mengeliminasi TBC di Sumt bukan pekerjaan mudah, butuh kerja sama yang erat," ucap Hakiki.

Baca Juga: Ketua DPRD Cirebon Ajak Jadikan Sumpah Pemuda ke-96 Sebagai Momentum Perkuat Persatuan

Hakiki menambahkan YMMA terus berperan, bergerak, sepenuh jiwa dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, dan adil.

YMMA juga turut terlibat untuk mendukung program-program pemerintah baik di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, pendidikan, dan lainnya.

"Saat ini kita telah ada di 10 kab/kota di Sumatera Utara. Kami melihat banyak potensi yang bisa digali untuk mewujudkan masyarakat sejahtera. Hari ini kita bergerak mengeliminasi TBC, tentu kedepan kita terus bergerak ke arah yang lebih baik," ucapnya.

Baca Juga: Anthony Ginting Resmi Menikah, Ini Sosok Mitzi Abigail Purnama, Konten Kreator yang Pernah Jadi Pebulutangkis

"Seperti yang kita buat hari ini. Kami berjalan berkeliling berjumpa dengan masyarakat untuk menyampaikan informasi terkait bahaya tuberkulosis dan cara penyebarannya serta bagaimana pengobatannya. Para kader antusias dan semangat menyampaikannya," tambahnya.

Sementara itu SR Manager program TBC Komunitas Sri Maharani Arfiani, SE, M.Ak mengatakan rutinitas para kader adalah mendampingi pasien tbc agar rutin minum obat.

Selain itu, kader punya peran untuk melakukan investigasi kontak ke lingkungan yang berpotensi penyebaran tbcnya lebih rentan.

Baca Juga: Didukung Pemuda dan Tokoh Cirebon, Pasangan Luthfi-Ana Dijagokan untuk Wujudkan Perubahan di Pilkada 2024

"Kebanyakan kader kita adalah para ibu-ibu yang aktif di lingkungannya. Mereka punya motivasi tinggi dan dedikasi yang luar biasa. Maka dari itu, acara ini bertujuan untuk mempertemukan lader dari berbagai daerah untuk sama-sama saling berbagi, saling berdiskusi, dan saling menguatkan," tambah Evi.

Ketua Panitia Kegiatan Fahri yang merupakan mahasiswa Universitas Potensi Utama mengungkapkan inisiasi dari pelaksanaan acara ini adalah para mahasiswa yang sedang magang di YMMA.

"Kami banyak belajar dari YMMA tentang bagaimana bekerja dan berperan aktif di tengah masyarakat. Maka, bersama mahasiswa lainnya kami gelar acara ini di mana acara diisi dengan Funwalk, senam sehat, kampanye informasi TBC, Deklarasi Komitmen Kader," ucapnya.

Baca Juga: Tempat Wisata di Jakarta: Menikmati Keindahan Ibukota Indonesia

Fahri juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Funwalk seperti Bakrie Center Foundation, Bakrie Sumatera Plantation, STPI-Penabulu TBC Komunitas Indonesia, Kampus Merdeka, PDAM Tirtanadi, Kimia Farma, Batugin, dan Biodef. ***