POJOKSATU.ID - Sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) dimutasi.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi jabatan, dan turut berdampak pada jajaran Polda Sumut, di mana beberapa posisi penting di tingkat Polres mengalami pergeseran.

Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1423/VI/KEP./2025 tertanggal 24 Juni 2025, yang ditandatangani oleh Asisten SDM Polri Irjen Anwar. 

Baca Juga: Masih Bingung tentang Tes Kemampuan Akademik? Berikut 35 Tanya Jawab Lengkap terkait ТКА yang Dirilis Kemendikdasmen

Pergeseran ini merupakan bagian dari rotasi rutin yang kerap dilakukan di tubuh Polri.

Beberapa pergeseran signifikan di lingkungan Polda Sumut antara lain, AKBP Yasir Ahmadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Selatan, kini diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag RBP Rorena Polda Sumut.

Posisinya sebagai Kapolres Tapanuli Selatan akan diisi oleh AKBP Yon Edi Winara, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tanjungbalai.

Baca Juga: Jokowi Tak Jadi Daftar Ketum PSI, Pengamat Malah Sebut Dukungan PSI Ternyata Besar ke Joko Widodo

Sementara itu, pucuk pimpinan di Polres Tanjungbalai akan diemban oleh AKBP Welmen Feri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumut.

AKBP Afdhal Junaidi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Asahan, diangkat dalam jabatan barunya sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Sumut.

Jabatan Kapolres Asahan akan diisi oleh AKBP Revi Nurvelani, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nias.

Baca Juga: Kapolri Groundbreaking 24 SPPG Jateng, Dukung Penuh Program MBG

Kemudian, AKBP Agung Suprapto Dwi Cahyono, yang sebelumnya PS Kabagpsi Ro SDM Polda Sumut, diangkat dalam jabatan barunya sebagai Kapolres Nias.

Terakhir, AKBP Otniel Siahaan, yang sebelumnya Kanit 1 Subdit IV Dittipidum Bareskrim Polri, kini diangkat dalam jabatan barunya sebagai Kapolres Dairi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika alami organisasi untuk meningkatkan kinerja dan regenerasi di tubuh Polri.

Baca Juga: Gendhis Zhilan Qamarinna Wakili Kota Bekasi Pemilihan Puteri Anak Jawa Barat 2025

"Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi. Ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan responsivitas dalam pelayanan kepada masyarakat," terang Trunoyudo pada Rabu (25/6/2025).

Mutasi jabatan di lingkungan Polri ini adalah hal yang lazim dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, dan peningkatan kinerja institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ***