POJOKSATU.id, RIAU-PSMS terselamatkan dari kekalahan di markas PSPS, lewat gol penalti Rachmad Hidayat pada injury time menit 90+4. Imbang 1-1 menjadi hasil akhir di di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu, 15 Oktober 2023.

Gol penalti PSMS itu memunculkan berbagai tudingan 'adanya' permainan agar Ayam Kinantan terhindar dari kekalahan, karena baru saja ganti pelatih.

Pelatih PSMS, Miftahudin Mukson enggan mengomentari soal berbagai tudingan itu. Karena, dia belum melihat rekaman bagaimana terjadinya pelanggaran tim lawan hingga timnya mendapat hadiah penalti.

"Nanti sama-sama kita lihat rekamannya. Pada saat kejadian itu saya lagi ngasih intruksi ke asisten saya," tegasnya usai laga.

Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga 2 Semua Grup Minggu 15 Oktober: Mulai Kelihatan Tim yang Berpeluang Lolos 12 Besar?

Namun, Miftahudin tak menampik pertandingan perdananya di PSMS melawaN PSPS terbilang berat. Karena, pelatih baru PSPS, Ridwan Saragih tahu betul bagaimana timnya. Mengingat Ridwan yang melatih PSMS dari awal persiapan hingga mundur dan hijrah ke PSPS.

"Pertandingan berat, Pelatih PSPS mengetahui banyak tentang skuat saya, dia bisa membat kesulitan. Tapi hasil akhir wajib disyukuri," jelasnya.

Dari pertandingan ini, Miftahudin mengatakan banyak pelajaran yang bisa diambil sebagai bahan evaluasi untuk pertandinan PSMS berikutnya.

"Kami dapat pembelajaran yang bagus, saya ucapkan terima kasih kepada pemain saya. Salut, bangga dengan rekan saya Ridwan Saragih semoga dia betah di sini (PSPS)," sambungnya.

Baca Juga: Kalah dari Persiraja, Mundur dari Kursi Pelatih PSDS, Susanto : Saya Mengucapkan Ribuan Maaf

Salah satu pembelajaran itu adalah soal finishing touch. Pasalnya, PSMS punya banyak peluang di babak pertama, namun tak mampu menciptakan gol.

"Babak kedua juga ada beberapa perubahan yang kami upayakan lebih ofensif lagi, makanya kami masukan striker kami. Walau hasilnya enggak maksimal, miminal kami bisa mengancam lebih banyak pertahanan lawan," bebernya.

"Untuk ke depannya main home, pembelajaran dari sini kami berusaha lebih taktis lagi untuk penyelesaian," tegasnya.

Dengan hasil seri ini, PSMS masih bertahan di urutan keempat dengan 7 poin. Sementara PSPS di dasar klasemen dengan 2 poin, sekaligus satu-satunya tim Grup 1 yang belum pernah meraih kemenangan. ***