POJOKSATU.id - Persoalan tingginya biaya kemasan produk menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kota Medan dalam upaya meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu mengemuka dalam audiensi jajaran Kementerian Keuangan Sumatera Utara dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (4/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas menilai kualitas produk UMKM Medan sebenarnya memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Baca Juga: Saham Strategy Ambruk 15 Persen dalam 5 Hari, Efek Jual Bitcoin dan Harga BTC Terjun Bebas

Namun, aspek kemasan masih menjadi tantangan yang kerap menghambat pengembangan usaha.

Menurutnya, banyak produk unggulan daerah seperti rengginang, sumpia, dan teri Medan yang memiliki kualitas baik, tetapi belum didukung kemasan yang mampu meningkatkan nilai jual produk.

“Pelaku UMKM sering menghadapi kendala biaya packaging yang cukup tinggi. Padahal kemasan menjadi salah satu faktor penting untuk menarik minat pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor,” kata Rico Waas.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Orang Tua, 103 Sekolah Swasta Gratis Siap Tampung Siswa yang Tak Lolos Negeri

Ia menegaskan Pemko Medan akan terus mendorong lahirnya solusi bersama melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar produk lokal dapat tampil lebih kompetitif dan memiliki nilai tambah.

Selain membahas penguatan UMKM, pertemuan tersebut juga menyinggung upaya menjadikan Medan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Rico Waas menilai posisi strategis Medan sebagai pusat perdagangan di Sumatera Utara harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi dan ekspor produk lokal.

Baca Juga: Beasiswa Pemda Morowali 2026 Dibuka untuk Mahasiswa Baru dan Aktif, Cek Jadwal serta Syarat Lengkapnya

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Pemko Medan dalam mendukung pengembangan UMKM.

Menurut Rudy, Kementerian Keuangan memiliki sejumlah program pemberdayaan yang telah membantu pelaku usaha menembus pasar ekspor.

Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus mengatasi persoalan kemasan yang selama ini menjadi hambatan utama bagi UMKM.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak produk unggulan Medan mampu menembus pasar yang lebih luas dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. ***