POJOKSATU.id, BINJAI - Pemilu 2024, kembali memberikan kabar duka. Kali ini petugas penyelenggara pemilu di Kota Binjai dikabarkan meninggal dunia.

Ade Lestari Harefa merupakan warga Jalan Cut Nyak Dhien, yang bertugas sebagai pengawas di tempat pemungutan suara (TPS) 008 Kelurahan Tanah Tinggi, Binjai Timur, Kota Binjai.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kondisi kesehatan Ade tiba-tiba melemah pada Kamis (15/2/2024) pukul 03.00 WIB.

Baca Juga: Ulasan Film Women from Rote Island, Kisah Perjuangan Melawan Diskriminasi dan Tradisi

Saat itu, Ade sedang bertugas memantau dan mengawasi jalannya penghitungan suara yang dilakukan ole kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang juga disaksilan oleh para saksi Parpol.

Tiba-tiba Ade jatuh pingsan di TPS 008 tersebut. Masyarakat sekitar pun bergegas membawanya ke klinik terdekat. Lalu, tak lama Ade dipulangkan dan istirahat di rumah.

Ketua Bawaslu Binjai, M Yusuf Habibi mengatakan, meski Ade pulang ia tetap mendapatkan perawatan medis dengan rawat jalan.

Baca Juga: Hasil Sementara Dapil Jakarta 2 Pemilu 2024, Tujuh Daftar Caleg DPR RI Kemungkinan Lolos ke Senayan

"Kami menerima kabar jika beliau meninggal dunia," ujar Habibi

Soal riwayat penyakit yang diderita Ade, Habibi tidak berani memastikan. Meski begitu ia menduga jika korban memiliki sakit liver.

“Sepertinya ada indikasi kena liver. Begitupun, saya tidak berani memastikannya,” ujar Habibi.

Atas nama Keluarga Besar Bawaslu Kota Binjai, Habibi mengucapkan turut berduka cita dan belasungkawa kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: Kelompok Guru Olahraga Bekasi Utara Gelar Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, Berikut 7 Cabang yang Dilombakan

“Saya mewakili rekan-rekan yang ada di Bawaslu Kota Binjai, ikut berbelasungkawa dan turut berduka cita atas meninggalnya rekan sekaligus teman kami. Semoga amal baik almarhumah diterima oleh Allah SWT, dan ditempatkan di sisi-Nya,” tutup Habibi. ***