POJOKSATU.id, MEDAN—Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan buka suara terkait penangkapan empat pelaku tambang emas ilegal atau PETI di Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

Kabid Humas Poldasu menyebut bahwa personel Ditreskrimsus Polda Sumut masih berada di lapangan di Mandailing Natal melakukan pendalaman.

“Anggota masih di lapangan dan masih dalam pendalaman,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan kepada wartawan via WhatsApp (WA), Selasa (27/5/2025).

Baca Juga: Kajati Sumut Ungkap di Madina Banyak Kasus Korupsi, Ingatkan Kejari Mandailing Natal Agar Hati-hati

Diketahui, Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) disebut mengamankan empat pelaku tambang emas ilegal atau PETI di Kotanopan.

Para pelaku PETI ini diamankan dari lokasi tambang emas ilegal di Desa Jambur Tarutung, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Senin siang (26/5/2025).

Dari informasi dihimpun, identitas keempat pelaku PETI ini antara lain abang kepala Desa Singengu Julu berinisial W, koordinator lapangan inisial T dan dua operator alat berat yang belum diketahui identitasnya.

Warga Kotanopan bernama Sobar menjelaskan adanya pengamanan di lokasi PETI Kotanopan pada Senin siang.

Baca Juga: Polda Sumut Disebut Amankan Empat Pelaku Tambang Emas Ilegal di Jambur Tarutung Kotanopan

Peristiwa ini menurutnya sudah menjadi isu yang tidak terbantahkan bagi masyarakat sekitar Desa Jambur Tarutung.

"Baru sore tadi dapat info. Ada empat orang yang diamankan. Kalau tidak salah, Wahyu abangnya si Maraginda (Kades) dan Todung yang menjadi Korlap,” kata Sobar.

“Kemudian ada dua operator alat berat. Kebetulan informasinya dua alat berat ini beroperasi ketika terjadi pengamanan," jelas Sobar ketika dihubungi via WhatsApp, Senin malam (26/5/2025).

Namun Sobar juga meminta wartawan untuk mendapatkan data yang lebih akurat untuk bertanya langsung ke Kapolsek Kotanopan maupun ke Polres Madina.

Sementara Camat Kotanopan Muslih Lubis yang dikonfirmasi seputar kebenaran informasi warganya ditangap polisi karena terlibat tambang emas ilegal, membenarkan kabar tersebut.

“Benar ada 4 orang, Kalau masalah alamat pasti ke 4 orang tersebut belum saya dapat. Tapi dari tadi sore kabar tersebut sudah beredar di Kotanopan,” jelas Camat Kotanopan Senin malam (26/5/2025).***