POJOKSATU.id - Tim Medan Falcons mengusung target sapu bersih pada lanjutan Kompetisi Proliga 2026 Putaran Pertama Pekan Kedua (Seri Medan) yang akan berlangsung pada 15-18 Januari 2026 di GOR Voli Indoor Sport Center Sumatera Utara (Sumut).

Tim Proliga Putra, Medan Falcons Tirta Bhagasasi akan menghadapi Jakarta Garuda Jaya (Kamis, 15 Januari 2025) dan Surabaya Samator (Sabtu, 17 Januari 2026) demi membuka jalan menuju babak final four.

Sedangkan Tim Putri Medan Falcons akan menjajal Jakarta Pertamina Enduro (Jumat, 16 Januari 2026) dan Jakarta Electric PLN Mobile (Minggu, 18 Januari 2026).

Predikat menjadi tuan rumah pekan kedua, Tim Medan Falcons bertekat bangkit dari hasil yang kurang memuaskan pada pekan sebelumnya. Terlebih, tampil di hadapan pendukung sendiri.

Baca Juga: Banyak yang Baru Tahu, Ini Waktu Terbaik Cek PKH dan BPNT Januari 2026 Agar Data Sudah Muncul

Pelatih Tim Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, menjelaskan kekalaham sebelumnya saat melawan Bhayangkara pada laga pembuka di Pontianak menjadi pelajaran berharga bagi tim.

Berbagai kekurangan telah dievaluasi agar bisa mendulang kemenangan di Sumut.

“Kami memang kemarin di Pontianak kalah dari Bhayangkara. Dari pertandingan itu kami banyak belajar. Sekarang kami menjadi tuan rumah, kami berharap doa dan dukungan bisa menaikkan semangat serta mental teman-teman atlet agar bisa melancarkan jalan kami masuk ke final four,” ujarnya pada konferensi pers, Rabu, 14 Januari 2026.

Hasil evaluasi internal menunjukkan sektor pertahanan menjadi titik lemah Falcons pada laga sebelumnya. Untuk itu, intensitas latihan difokuskan pada pembenahan sistem bertahan.

“Yang menjadi evaluasi utama saat kami kalah adalah pertahanan. Jadi sejak masuk Medan, porsi latihan kami perbanyak di pertahanan, terutama koordinasi antara blok dan defense,” jelas Ariyanto.

Dia menekankan betapa sangat pentingnya menang di dua laga ini. Dan, tidak ada kata lain selain kemenangan yang mereka harapkan.

Baca Juga: Mahfud MD Bongkar Modus Brutal Pajak '75 Miliar Jadi 15, Sisanya Dibagi! Kalau Bersih 90 persen, Indonesia Jaya!'

“Di dua laga ini kami melawan Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator. Kami wajib menang. Bermain di kandang sendiri, sebisa mungkin kami harus memanfaatkan situasi dan kondisi sebagai tuan rumah. Targetnya jelas, wajib menang,” tuturnya.

Dari sisi kekuatan lawan, Falcons menilai secara kualitas dan pengalaman masih berada di atas Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator.

“Kalau bicara kekuatan, terutama melawan Garuda Jaya, kami masih di atas. Dengan pengalaman yang kami miliki, mudah-mudahan kami bisa benar-benar menampilkan permainan terbaik. Begitu juga melawan Samator, secara kualitas dan pengalaman kami masih lebih unggul,” ungkapnya.

Selain pertahanan, sektor servis juga menjadi perhatian serius tim pelatih dan manajemen. Manajer Nunu Aminullah,mengatakan, sektor servis juga menjadi perhatian.

Baca Juga: Viral! Makan Bergizi Gratis Diantar Alphard dan Vellfire, Distribusi MBG Sumenep Bikin Warganet Kaget

“Pertahanan dan blok harus diperbaiki, tapi servis juga perlu dievaluasi. Di pertandingan sebelumnya, banyak servis yang terbuang dan itu memberikan banyak angka untuk Bhayangkara,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Manajer Medan Falcons, Nunu Aminullah, berharap dukungan penuh dari masyarakat Sumatera Utara, agar dapat menjadi energi tambahan bagi tim.

Apalagi ini adalah kompetisi pertama sekelas Pro Liga yang digelar di Sumut

"Kami berharap laga Medan Falcons bisa dipadati penonton yang datang langsung memberikan dukungan,” ujarnya.

Dia mengingat bagaimana pada laga sebelumnya di Pontianak, supporter tuan rumah sangat luar biasa.

"Mudah-mudahan penonton yang hadir bisa seperti di Pontianak, yang pendukungnya luar biasa banyak. pungkasnya," ucapnya.

Baca Juga: Soal Penambang Emas Antam Tertimpa Tanah Longsor, Polisi: Jika Informasi Itu Benar Kami Selidiki

Sementara itu, perwakilan Tim Putri Medan Falcons, Rinaldi Asbarinsyah, menyebutkan, tim telah menjalani evaluasi baik dari meningkatkan kemampuan dan komunikasi antar pemain.

"Jadi saat nanti berhadapan dengan tim-tim di Medan, kita menjadi lebih percaya diri,” ujar Rinaldi.

Dia menyebutkan, komitmen klub dalam pembinaan pemain muda lokal melalui Akademi Falcons.

“Pemain lokal sejauh ini belum, tapi kita punya Akademi Falcon. Akademi itu hampir semuanya pemain lokal, ada juga dari Batam. Ini memang pemain-pemain muda yang menurut kami potensial dan ke depan bisa menggantikan senior-seniornya untuk membela tim voli Falcon atau kompetisi lainnya,” katanya.

Menurut Rinaldi, kualitas dasar para pemain muda Falcons cukup menjanjikan, terlebih ditunjang dengan jajaran pelatih berpengalaman internasional.

Baca Juga: Mengabdi di Daerah 3T Tak Otomatis Dapat TKG, Ini Penjelasan Resmi dan Syarat Lengkapnya

“Secara kemampuan, yang muda-muda ini basic-nya bagus. Kita juga punya pelatih yang punya pengalaman internasional dan bisa mengembangkan kemampuan dari pemain tersebut. Kombinasi antara junior dan senior ini salah satu kelebihan Falcon. Senior membawa tim, junior membantu dari belakang,” jelasnya.

Adaptasi pemain asing Falcons Medan pun disebut berjalan sangat baik. Tim ini diperkuat pemain asing asal Filipina dan Vietnam.

“Adaptasi pemain asing sangat bagus. Dari Filipina dan Vietnam, begitu masuk tidak ada masalah berbaur dengan pemain. Di lapangan mereka sudah punya skill dan menyesuaikan dengan cepat,” tambah Rinaldi.

Perwakilan lainnya Tim Putri Medan Falcons, Shahnaz A, mengatakan Pelatih Marcos Sugiyama (Brasil) terus memberikan arahan terbaik ke pemain.

Baca Juga: Guru Bersiap! Skema Single Salary ASN 2026 Diprediksi Ubah Pola Gaji, Ini Dampak Nyata bagi Pendidikan

"Dan, tim manajemen berharap pada hari H, Jumat nanti, tim bisa tampil lebih maksimal dibanding pertandingan sebelumnya,” ujar Shahnaz.

Diakuiya persaingan Proliga 2026 sangat ketat dengan sejumlah tim kuat.

“Kalau dilihat dari statistik, tim yang paling kuat itu Popsivo (Jakarta Popsivo Polwan) dan Gresik Petrokimia. Kita masih butuh tambahan untuk bisa melaju ke peringkat atas,” katanya.

Pun demikian, Shahnaz optimistis dengan proses yang dijalani tim, termasuk adaptasi pemain dengan atmosfer voli di Sumatera Utara.

"Mudah-mudahan masyarakat Medan bisa memberikan dukungan,kami berharap animo masyarakat Sumatera Utara di Proliga 2026," pungkasnya. ***