POJOKSATU.id, DELISERDANG-Rekor belum terkalahkan PSMS Medan musim ini terpecahkan. Adalah Semen Padang menjadi tim perdana yang sukses membuat klub berjuluk Ayam Kinantan itu merasakan kekalahan musim ini.

Semen Padang mengalahkan PSMS dengan skor 2-1 di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Jumat sore, 1 Desember 2023. Ini adalah kekalahan pertama Rachmad Hidayat dkk dari 10 laga di grup 1 Liga 2.

Semen Padang mencetak gol pertama lewat striker asingnya Kenneth Nwoke pada menit ke-30, ini sekaligus gol ke-11 bagi klubnya. Penyerang PSMS Medan, Jose Valencia mencetak gol balasan menit ke-60.

Namun, gol balasan tim berjuluk Kabau Sirah itu sekaligus kemenangan dari Ahmad Ihwan menit ke-65 mengubur asa PSMS meraih poin.

Baca Juga: Mali U17 Juara Ketiga Piala Dunia U17 2023, Calon Peraih Sepatu Emas Dibuat Tak Berkutik

Pada laga ini, sejak peluit babak pertama, kedua tim masih bermain aman hingga menit ke-20. Belum ada serangan yang membahayakan dari kedua tim. Hanya beberapa peluang, tapi masih belum mampu menjadi gol.

Baru pada menit ke-25, Guntur Triaji yang melakukan sepakan spekulasi dari luar kotak 16 membuat Fakhrurrazi Quba bekerja, tapi masih menyent mistar gawang.

Namun, nasib buruk bagi tim tuan rumah datang pada menit ke-30. Sebuah keadaan kacau di wilayah pertahanan PSMS dimanfaatkan Daniel Rocken Saputra memberikan umoan silang kepada Ngwoke yang telah bersiap untuk menerimanya.

Umpan yang tepat itu kemudian diteruskan dengan kuat dan tak terjangkau kiper Adixi Lenzivio. Skor menjadi 1-0.

Baca Juga: Preview Jerman U17 vs Prancis U17, Juara Piala Dunia U17 2023 Indonesia Adalah

Memasuki babak kedua, Semen Padang menghadapi perlawanan sengit dari PSMS Medan. Pada menit ke-60, tuan rumah berhasil menyamakan skor melalui tendangan penalti Jose Valencia.

Tapi, kebuntuan tersebut hanya bertahan selama lima menit karena Ahmad Ihwan mencetak gol kedua Semen Padang pada menit ke-65 memanfaatkan umpan dari Daniel Rocken.

Saat pertandingan memasuki menit-menit terakhir, PSMS kembali mencoba menaikkan intensitas serangan dengan sejumlah pergantian pemain. Namun, saat peluit akhir pertandingan ditiup wasit Pipin Indra Pratama, Semen Padang tetap mempertahankan keunggulan 2-1 atas PSMS Medan.

Baca Juga: Jelang Pernikahan dengan Tiko Aryawardhana di Bali, Bunga Citra Lestari Ubah Nama Akun Instagram, Hapus Nama Sinclair

Dengan kemenangan ini, Semen Padang memperkokoh posisinya di puncak klasemen dengan 23 poin. Sementara itu, PSMS Medan saat ini berada di posisi ketiga dengan 15 poin dari 10 laga dengan tiga kemenangan, enam kali imbang dan sekali kalah.

Pelatih Semen Padang, Delfiadri mengaku bersyukur atas kemenangan ini. "Alhamdulillah Semen Padang memenangkan pertandingan, saya berterima kasih kepada pemain yang bekerja keras," ujarnya usai laga.

Dia memberikan pujian ke timnya yang tetap fight meski Semen Padang telah mengantongi tiket lolos 12 Besar.

"Mempertahankan harga diri walaupun kita sudah lolos ke-12 Besar tapi tidak mau kalah begitu saya, alhamdulillah memenangkan pertandingan," bebernya.

Baca Juga: Pihak Restoran Angkat Bicara, Tegaskan Kiki MCI Tak Pernah Menjabat sebagai Excutive Chef, Netizen Sebut Chef Arnold Blunder

Dia juga tak menampik Stadion Baharoeddn Siregar memberikan catatan apik bagi Semen Padang. Pasalnya, musim ini selalu pulang membawa poin dari stadion ini.

"Alhamdulillah tempat ini bersahabat dengan kita, di lapangan ini dua kali menang, tapi itu berkat teman-teman pemain," ujarnya.

Sementara itu, Roken Tampubolon menjadi Man of The Match di laga ini. Pemain asal Sumut ini merasakan senang dan sedih sekaligus.

"Puji Tuhan kita sudah lolos 12 jadi main enjoy enggak ada beban. Saya merasa sedih karena ini kampung saya, tapi saya harus profesional karena saya main untuk Semen Padang," ucapnya.

Dia berharap musim ini Semen Padang bisa lolos ke Liga 1. "Target saya semoga bisa membawa Semen Padang ke Liga 1 lagi. Karena tim ini tidak layak di Liga 2, saya percaya tim ini mampu juara dan lolos ke Liga 1," pungkasnya. ***