POJOKSATU.ID, SUMUT - Panitia Pelaksana (Panpel) Cabang Olahraga (Cabor) Futsal Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 wilayah Sumatera Utara (Sumut) akan perketat penjagaan di tribun.

Hal tersebut karena Panpel menduga ada oknum dari penonton yang turun mendekati wasit saat pertandingan antara kontingen Sumut dengan Papua Barat.

Ketua Panpel Cabor Futsal PON XXI dr Indra Feriadi menyatakan keamanan tribun di perketat usai ada insiden keributan di lapangan saat pertandingan.

Baca Juga: PREDIKSI SKOR Indonesia vs Australia Kualifikasi Piala Dunia 2026, Skuad Garuda Punya Rekor Kandang yang Buruk

"Saat terjadi insiden keributan di lapangan tadi, Panpel fokus di dalam lapangan, kami tidak mengetahui jika sampai ada salah satu oknum yang sampai turun ke bawah dan menghampiri wasit," katanya saat ditemui di GOR Futsal Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (8/9/2024).

Insiden tersebut, kata dia, berawal dari pertandingan yang berjalan dengan tensi tinggi antara tuan rumah Sumut dan Papua Barat dan hal tersebut memang sering terjadi saat pertandingan futsal maupun lainnya.

"Ada satu benturan yang berimbas kepada terjadinya suatu insiden antara tim Papua Barat dan tim Sumatra Utara, namun hal itu lumrah," katanya.
Pihaknya mengaku sudah melakukan penjagaan ketat di setiap tribun dam sudut-sudut Gor Futsal Disporasu tersebut.

Baca Juga: Bawa Preman, WNA Norwegia Diduga Persekusi dan Peras Pengusaha Bali

"Untuk insiden tadi kami serahkan semuanya ke pihak Komdis untuk lebih lanjutnya. Memang ada sedikit insiden pemukulan namun perlu digarisbawahi bahwa yang memukul bukan oknum yang turun tetapi salah satu pemain Sumut," ujarnya.

Untuk pertandingan selanjutnya, terutam di partai final antara Jawa Timur (Jatim) melawan Kalimantan Timur (Kaltim) pihaknya sudah melakukan pendataan dan akan melakukan pengawasan secara ketat supaya tidak terulang kembali insiden turunnya oknum penonton ke dalam lapangan.

"Pengamanan sebenarnya kami sudah bikin perimeter-perimeter zona 1, zona 2, zona 3. Kami bekerja sama dengan instansi keamanan seperti dari Kepolisian, TNI maupun Satpol PP," tuturnya.

Baca Juga: Duta Genre Jawa Barat: Inspirasi untuk Indonesia Emas 2045

Selain itu, pihaknya juga sudah mendata suporter dari kedua belah pihak dan telah berkomunikasi dengan koordinator-koordinator suporter yang datang, termasuk Jatim.

"Karena sebelumnya kami sudah komunikasi mulai dari setelah pertandingan pertama Sumatra Utara. Kami sudah mulai membuka komunikasi dengan seluruh koordinator-koordinator supporter. Termasuk kekuatan supporternya ada berapa itu semua sudah terdata. Termasuk Jawa Timur sudah ada pendataan dan Kalimantan juga sudah ada pendataan," ujar dr Indra.

Baca Juga: Masih Dirawat di Rumah Sakit, Sang Istri Kabarkan Kondisi Terkini Ruri Repvblik usai Mengalami Kecelakaan Motor

Oleh karena itu, dalam laga final Putra maupun Putri pihaknya sudah mempersiapkan dan akan berusaha memberikan pengamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.

"Jadi insya Allah kalau untuk final kami siap. Tepatnya untuk semua komponen tidak hanya supporter saja," tuturnya. ***