POJOKSATU.id, PANYABUNGAN— Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muniruddin Ritonga, menyambangi kantor PKB Mandailing Natal (Madina) di Jalan Willem Iskandar, Aek Galoga, Panyabungan, Senin (24/8).

Kedatangan Wakil Ketua DPW PKB Sumut ini sebagai bagian dari tim pembentukan kepengurusan DPAC se-Kabupaten Mandailing Natal periode 2026-2031.

Hadir dalam acara ini para pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dari berbagai kecamatan di Madina dan juga jajaran pengurus DPC PKB Madina baik Dewan Syuro maupun Dewan Tanfidz.

Baca Juga: Prabowo Naikkan Level Penanganan Karhutla, Korporasi Terindikasi Bakar Lahan Terancam Kehilangan Izin

Terlihat hadir, Ketua Dewan Syuro PKB Madina H Monang Pulungan, Anggota Dewan Syuro Sarbini Nasution dan Suandi Batubara.

Sementara dari Dewan Tanfid hadir Ketua DPC PKB Madina Edi Anwar Nasution, Sekretaris H Miftahul Falah, Wakil Ketua Ahmad Taufik Siregar, Bendahara DPC PKB Madina Muslim Pulungan dan jajaran pengurus DPC lainnya.

Muniruddin Ritonga dalam arahannya menyebutkan, pasangan bupati dan wakil bupati yang diusung PKB Madina belum pernah kalah di Pilkada Madina.

Kedatangannya saat ini bertujuan untuk memperkokoh dan memperkuat lagi PKB di Madina.

Disebutkan, meski partai pemenang Pilkada, namun untuk legislatif, Ketua DPRD belum pernah berasal dari PKB.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bantah Blokir Rekening Botok Jelang Demo 27 Agustus: Cuma Penundaan Transaksi

“Mudah-mudahan tahun 2029, PKB bukan lagi menjabat wakil ketua, tetapi sudah ketua. Kita harus rukun dan bersatu di Madina,” katanya.

Menurut Muniruddin, berdasarkan pengalaman yang diperoleh di Pemilu 2014, 2019 dan 2024, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB telah berbenah.

“DPP PKB menyimpulkan bahwa ujung tombak perjuangan ini adalah DPAC. Kekuatan PKB ada di tingkat DPAC dan Ranting (DPRt). Sehingga kita ditugaskan untuk mengurus DPAC,” ujarnya.

Menurutnya, DPAC harus digerakkan dan diberdayakan serta digunakan sesuai aturan dari DPP.

Dimana sesuai aturan DPP terbaru, jajaran Dewan Syuro di DPAC minimal 8 orang. Sementara pengurus Dewan Tanfidziah di DPAC minimal 10 orang.

Menurutnya, sejak kabupaten ini mulai berdiri tahun 1999, anggota DPRD Madina dari PKB tidak pernah kosong.

“PKB Kabupaten Madina termasuk grade A di Sumut. Kita targetkan 50.000 suara PKB di Madina. Saat ini baru sekitar 38.000 suara. Sebenarnya kita pemenang pemilu legislatif, tapi kita bukan Ketua DPRD. Kita dapat wakil ketua. Ini sebenarnya berkaitan dengan sebaran suara di dapil,” jelasnya.

Sebagai anggota DPRD Sumut yang ditunjuk sebagai koordinator Dapil wilayah Tabagsel, dia akan melakukan pembenahan PKB di Tabagsel.

Salah satunya, dia berencana akan membuat rapat kerja DPC dan DPAC untuk periode pengurus saat ini.

“Deadline kepengurusan DPAC bulan November. Setelah DPAC, kita akan mengurus DPRt atau Ranting,” ujarnya.

Dia juga memberikan arahan agar DPC PKB Madina membentuk penanggung jawab dapil yang berasal dari anggota DPRD Madina untuk memberdayakan DPAC di kecamatan.

Namun semua rencana besar PKB Madina ini tidak akan berhasil kalau tidak ada kerjasama dari semua kader PKB Madina.

“Kita sama-sama bekerja dan bekerja sama. Saya haqqul yakin cita-cita kita menjadi pemenang dan merebut kursi Ketua DPRD Madina bisa terlaksana,” jelasnya.

Sementara Ketua DPC PKB Madina Edi Anwar Nasution dalam arahannya menyebutkan bahwa pembentukan DPAC PKB di kecamatan-kecamatan sudah 99 persen.

“Izinkan kami menyampaikan pembentukan DPAC sudah 99 persen. Namun kami masih meminta arahan dari Ketua (Muniruddin) apa yang kami lakukan,” ujarnya.

“Sekalian mungkin nanti ada kawan-kawan DPAC yang mau mengajukan pertanyaan kepada Pak Muniruddin sebagai anggota DPRD Sumut,” ujar Edi Anwar lagi.

Sementara itu, Ketua Dewan Syuro H Monang Pulungan berharap pertemuan ini dapat berjalan lancar dan mendapat Rahmat dari Allah SWT.***