POJOKSATU.id, PANYABUNGAN— Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Miftahul Falah memimpin rapat paripurna mendengarkan pidato Presiden Prabowo dalam rangka HUT RI ke-81, Jumat (14/8).

Rapat paripurna DPRD Madina yang dihadiri puluhan anggota ini berlangsung hidmat dan dihadiri Bupati Madina Saipullah Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Kapolres AKBP Bagus Priandy dan unsur Muspida lainnya.

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis disebut sakit sehingga absen dalam rapat paripurna ini.

Baca Juga: Pidato Kenegaraan Prabowo, Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, MBG Lanjut, Berantas Birokrat Koruptor

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, rapat paripurna DPRD Kabupaten Mandailing Natal dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia secara resmi saya buka dan dinyatakan terbuka untuk umum,” ujar Miftahul Falah saat membuka paripurna, Jumat.

Pidato Presiden Prabowo ini berlangsung lebih dua jam atau dimulai sekitar pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.45 WIB.

Sementara itu, Presiden Prabowo dalam pidatonya menyebutkan bahwa pencapaian pembangunan saat ini merupakan hasil kerja keras para menterinya.

Bahkan beberapa pembantu presiden ini ada yang sakit, pingsan, dan masuk rumah sakit, karena kerasnya bekerja untuk rakyat.

Menurutnya, swasembada yang ditargetkan tercapai dalam 4 tahun, ternyata dalam satu tahun sudah tercapai.

Baca Juga: Puteri Anak Indonesia Jawa Barat Kunjungi SLB Patriot Bekasi, Gaungkan Semangat Inklusivitas bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Swasembada yang tercapai yaitu delapan komoditas pangan, mulai telur ayam, cabai besar, cabai rawit, daging ayam, jagung, gula konsumsi, dan bawang merah.

“Swasembada daging belum tercapai. Akan kita wujudkan 3 hingga 4 tahun ke depan,” jelasnya.

Dikatakan, swasembada komoditas pangan yang belum tercapai antara lain bawang putih, kedelai, daging sapi, dan daging kerbau.

Prabowo juga menyampaikan keberhasilan BPK menyelamatkan uang negara. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah merekomendasikan penyelamatan keuangan negara 2025 sebesar Rp112 triliun.

Dia juga menyebut, semua barang subsidi pemerintah akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, begitu juga masalah obat-obatan subsidi.

“Barang subsidi adalah milik rakyat. Harus dikembalikan ke rakyat,” ujarnya.

Dalam pidato itu, Prabowo mengaku sudah menutup 290 BUMN. Dan hanya BUMN yang berguna bagi rakyat saja yang akan dipertahankan.

“Rp 50 triliun lebih dihemat dari uang efisiensi BUMN yang berasal dari uang perjalanan atau uang dinas,” ujarnya.

Dia juga menyebut pendapatan ojek online saat ini sudah naik dimana dari hasil intervensi atau koordinasi yang mereka lakukan, untuk ojol 92 persen dan hanya 8 persen untuk aplikator.

“Sebelumnya itu kan 80 persen ojol dan 20 persen aplikator. Setelah kita koordinasikan, saya menyebutnya koordinasi, bukan intervensi, ya walapun ada sedikit intervensi lah,” jelasnya.

Presiden Prabowo juga bertekad akan meneruskan program MBG dengan perbaikan dan efisiensi.***