POJOKSATU.ID, SUMUT - Hari ini, Jumat (30/8/2024), Bakal Calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP H. Adam Malik Medan.
Pagi tadi, Bacalon Edy Rahmayadi - Hasan Basri Sagala terlihat menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUP H Adam Malik, pada pagi hari.
Keduanya tiba di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI itu, sekitar pukul 07.50 WIB. Selanjutnya, melakukan registrasi pemeriksaan kesehatan.
Baca Juga: Diungkap Pramono Anung, Ternyata Menteri PUPR Basuki yang Mau Dimajukan di Jakarta
Pemeriksaan Paslon yang diusung PDIP dan PPP ini, langsung dihadiri Ketua KPU Sumut, Agus Arifin bersama jajarannya, di RSUP H Adam Malik, Kota Medan.
"Hal ini, kita masuk dalam tahapan pendaftaran sudah selesai dan tutup ya. Sekarang kita melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur di rumah sakit ini," kata Ketua KPU Sumut, Agus Arifin.
Sementara itu, Bacalon Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan pemeriksaan kesehatan yang diikuti ini, bagian dari tahapan pendaftaran calon Kepala Daerah pada Pilkada serentak 2024.
"Saya berserta dengan Hasan Basri Sagala, mengucapkan terima kasih, atas seizin dengan KPU, dalam memenuhi tahapan demokrasi, khususnya tahapan Sumatera Utara," ujar mantan Pangkostrad itu.
Edy Rahmayadi telah mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, di Kantor KPU Sumut, Kamis sore, 29 Agustus 2024.
"Kemarin kami Sudah mendaftar, salah satunya uji kesehatan bagi kami berdua, dalam layak memimpin di Sumatera Utara ini," kata Gubernur periode 2018-2023 itu.
Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga mengucapkan terima kasih kepada KPU Sumut, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, dan RSUP H Adam Malik, Kota Medan.
Baca Juga: Jeje-Ronal Maju di Pilkada Jabar, Ono Surono: Figur yang Bisa Diterima Masyarakat
"Kami ucapkan terima kasih, paling tidak saya bicara ini, bukan kampanye. Terima kasih, doa kami sehat," kata mantan Pangdam I Bukit Barisan.
Takut disuntik
Bacalon Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku takut disuntik atau ditusuk jarum. Hal ini, membuat mantan Pangkostrad itu, sempat mengalami stress.
"Ya menarik saya takut ditusuk jarum aja. Jadi stress dia (saya)," kata Bacalon Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Jumat siang, (30/8/2024).
Edy Rahmayadi mengatakan dirinya memang tidak suka disuntik, hal ini membuat dia kalau pemeriksaan membuat tensi tubuhnya jadi naik, karena stress.
"Saya tidak suka ditusuk jarum. Kalau memang ditusuk, ya ditusuk lah. Akhirnya, tensinya jadi tinggi," ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.
Edy Rahmayadi menjalani pemeriksaan bersama Bacalon Wakil Gubernur Sumut, Hasan Basri Sagala, dengan pemeriksaan syaraf, mata, THT, gigi, hingga seluruh tubuh.
"Aduh saya tidak tahu, karena saya diperiksa saja. Semua (tubuh) ya, dari MRI, syaraf, mata, THT, gigi, lancar," tutur Gubernur Sumut periode 2018-2023 itu. ***

