POJOKSATU.ID, MEDAN - Kota Medan masih diguyur hujan hingga hari ini, Kamis (28/11/2024).
Akibat hujan deras yang melanda sejak Selasa (26/11/2024), tujuh Kecamatan di Kota Medan terdampak banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yunita Sari mengatakan, hingga saat ini untuk jumlah rumah yang terendam banjir masih dalam pendataan.
Namun, untuk lokasi banjir di sejumlah kecamatan, kata Yunita sudah mulai surut sejak tadi malam.
"Alhamdulillah banjir sudah mulai surut sejak semalam. Untuk pendataan masih terus dilakukan," ujar Yunita, Kamis (28/11/2024).
Dikatakan Yunita, seluruh warga yang dievakuasi sudah kembali ke rumah masing-masing.
"Warga sudah kembali dan bebersih rumah sejak malam tadi," jelasnya
Baca Juga: Seorang Perempuan Tertemper KA Feeder, Korban Mengalami Luka Berat
Disinggung saat ini Kota Medan masih diguyur hujan, Yuni mengatakan pihaknya sudah siap siaga untuk melakukan reaksi cepat tanggap.
"Pastinya kami akan standby jika memang nantinya terjadi banjir di permukiman warga," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan data dari Wali Kota Medan Bobby Nasution, ada lima kecamatan yang terjadi banjir di permukiman warga.
Baca Juga: Bantuan Pangan Beras 10 Kg Kembali Digulirkan Pemerintah Melalui Bapanas pada Desember 2024
Hal itu disampaikannya usai meninjau banjir di Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (27/11/2024).
Adapun lima kecamatan itu adalah wilayah yang berdekatan dengan sungai atau rumah yang berada di pinggiran sungai.
Dikatakan Bobby Nasution banjir tersebut disebabkan air sungai yang meluap dari atas serta intesitas hujan di Kota Medan yang tinggi sejak beberapa hari belakang.
Bobby Nasution menerangkan, ada tiga sungai yang meluap di Kota Medan yakni Sungai Deli, Babura dan Sei Belawan.
Ditambahkan Bobby Nasution, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam di Kota Medan.
Namun berdasarkan data dari BPBD Sumut ada tujuh kecamatan di Medan yang mengalami banjir.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan, tujuh kecamatan itu adalah Medan Maimun, Sunggal, Jphor, Helvetia, Amplas dan Denai.
Dijelaskan Sri tujuh kecamatan tersebut terendam banjir karena luapan sungai Deli dan Babura. ***

