POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Mantan Gubernur Sumatera Utara 1988-1998 Raja Inal Siregar telah lama pergi, tapi semangatnya hingga kini terpatri dalam semangat Martabe.
Puluhan alumni SMAN 2 Plus Sipirok yang tergabung dalam IAS Mandailing Natal (Madina) menggelar Halal Bihalal lintas angkatan pada Minggu (19/4) di salah satu kafe di Panyabungan.
Raja Inal merupakan inisiator sekaligus pendiri Yayasan Marsipature Hutanabe (YPMHB) yang menaungi SMAN 2 Plus Sipirok.
Baca Juga: MBG Tercoreng Lagi, Puluhan Santri di Demak Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Keracunan Massal
Raja Inal juga merupakan pencetus gerakan Marsipature Hutanabe (Martabe) tahun 1990-an lalu. Hingga akhir hayatnya tahun 2005, Raja Inal tetap berkontribusi bagi Sumatera Utara sebagai salah satu anggota DPD RI.
Dalam suasana penuh keakraban, Ikatan Alumni SMAN 2 Plus Sipirok (IAS) Madina menggelar halal bihalal sembari mengenang Raja Inal Siregar, Minggu (19/4).
Spanduk dan cenderamata acara sengaja disiapkan panitia dengan menempelkan wajah mantan Pangdam Siliwangi tersebut.
Salah satu perwakilan Angkatan I atau lulusan pertama 1998, Saiful Zuhri Matondang menyebutkan bahwa jasa dan semangat Raja Inal Siregar membangun daerah harus terus dihidupkan.
Baca Juga: Hidup QRIS
“Mungkin hanya angkatan 1 hingga 3 saja yang sangat mengenal beliau, karena hampir setiap waktu Pak Raja saat itu datang ke sekolah. Angkatan di bawah kita mungkin tidak begitu sering lagi bertemu,” jelas guru SMKN di Kecamatan Siabu ini.
Dia berharap apa yang dicetuskan Raja Inal Siregar, semangat membangun daerah dalam gerakan Martabe bisa hidup lagi di Sumatera Utara.
Dalam acara ini juga disepakati dalam waktu dekat akan digelar Musyawarah Cabang (Muscab) IAS Madina untuk membentuk kepengurusan yang definitif.
Kontribusi Alumni
Untuk alumni SMAN 2 Plus Sipirok saat ini di Mandailing Natal tersebar di berbagai profesi, mulai birokrat, pengusaha, aparat penegak hukum, wiraswasta hingga akademisi.
Hingga 2025, SMAN 2 Plus Sipirok telah melahirkan angkatan ke-27.
Alumni SMAN 2 Plus Sipirok di Madina seperti Kasatpol PP Madina Yuri Andri, Kepala Puskesmas Panyabungan Yulida Nehri Lubis, Wakil Kepala SMAN Tambangan Ikhsan Nasution.
Redaktur media nasional Pojoksatu.id Ikror Amin Lubis, pengusaha muda pemilik Lopo Mandheling Coffee, pemilik Klinik Utama Sinar Mentari Panyabungan, mantan pejabat utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Budiman Rosady Nasution.
Dan masih banyak alumni-alumni lain yang mengabdikan diri sebagai birokrat, tenaga pendidik, aparat penegak hukum, wiraswasta dalam membangun Mandailing Natal.***



