POJOKSATU.id, SUMUT - Universitas Sumatera Utara (USU) merupakan salah satu kampus terbaik di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Saat ini USU tengah dipimpin oleh Muryanto Amin, sebagai rektor dan juga Guru Besar Tetap Ilmu Politik.
Berikut, Profil dari Rektor USU, Muryanto Amin.
Dia adalah Dr Muryanto Amin, SSos, MSi menjadi rektor pertama dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dalam sejarah berdirinya USU.
Baca Juga: Keindahan dan Makna Simbolis: Fakta Menarik Bunga Mawar sebagai Ikon Cinta dan Kebudayaan
Muryanto Amin juga tercatat sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan merupakan Rektor USU termuda yang terpilih dan dilantik pada usia 47 tahun.
Muryanto Amin terpilih menjadi rektor dengan meraih 18 suara (57,75%).
Muryanto Amin lahir di Medan, 30 September 1974, yang pada masa kepemimpinannya sebagai rektor banyak menorehkan prestasi.
Dengan tagline yang ia rumuskan, Transformation Towards the Ultimate, USU kini menjadi lembaga pendidikan yang bereputasi nasional dan internasional.
Baca Juga: 7 Tips Mendesain Kamar Tidur dengan Tampilan yang Ceria
Ia memulai karirnya dari bawah, yakni sebagai asisten dosen hingga kemudian menjadi dosen dengan status pegawai negeri sipil (PNS).
Muryanto Amin sejak kecil dikenal sebagai anak yang rajin belajar.
Umur 5 tahun ia sudah meminta disekolahkan ke sekolah dasar (SD). Dibimbing belajar sang kakek, Mury selalu meraih prestasi sejak SD, SMP dan SMA. Mulai juara kelas sampai meraih medali di ajang lomba sekolah.
Sulung dari lima bersaudara anak pasangan Almarhum Muin Sudarmo (meninggal 2010) dan Ruyanti ini juga dikenal sangat memuliakan ibunya.
Baca Juga: Langsung Kena Botak Senior, Ini Tampang 3 Oknum Anggota TNI Pembunuh Imam Masykur
Ketika tes masuk SMA 3 Medan ia meminta restu sang ibu. Begitu juga saat tes masuk USU, proses penjaringan menjadi dekan sampai menjadi rektor, ayah tiga anak ini selalu menyempatkan diri bersimpuh di kaki sang ibu untuk meminta restu dan doanya.
Saat menjabat sebagai Dekan FISIP USU pada periode 2016-2021 ia berhasil membawa FISIP lebih maju.
Hampir semua program studi di fakultas itu meraih akreditasi A.
Ia juga mencetuskan dan menginisasi terbentuknya aplikasi satu atap (ASA), sebuah aplikasi yang memudahkan pelayanan mahasiswa dalam pengurusan akademik. Aplikasi ini sempat viral di kalangan mahasiswa.
Alumni Program Studi Administrasi Negara angkatan 1992 ini juga mencetuskan laboratorium di bawah Program Studi Komunikasi yang diberi nama USU Media.
Laboratorium ini dijadikan mahasiswa USU sebagai tempat belajar ilmu broadcasting.
Lulusan magister dan doktor dari Universitas Indonesia (UI) ini juga getol dalam mengaplikasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), meski tak menyeluruh, FISIP menjadi fakultas pertama di USU yang leading dalam penerapan MBKM.
Kiprah Muryanto Amin di USU juga semakin berkibar saat ia menjadi Ketua Tim Reformasi Birokrasi USU.
Baca Juga: Ternyata Ada Dua Korban yang Diculik Oknum Paspampres, Begini Kondisi Korban Satunya
Si mana lewat tangan dinginnya ia menginisiasi terciptanya Pusat Pelayanan Terpadu (PPT), sebuah layanan satu pintu yang memberikan layanan prima kepada sivitas akademika dan masyarakat umum dengan mengusung konsep transparansi dan akuntabilitas.
Pria yang hobi lari ini kemudian memberanikan diri untuk maju sebagai calon rektor.
Tahapan demi tahapan pun ia lalui, mengusung konsep “EXIST Program” ia memaparkan visinya dalam memajukan USU di bawah kepemimpinannya.
Muryanto menjelaskan, EXIST Program yang dimaksud adalah Excellent Human Integrity, Smart Friendly and Green Campus, Global Society Impact, Good University Governance dan Sustainable Funding.
Tujuan dari EXIST Program adalah agar lulusan USU memiliki dua kompetensi sekaligus. Pertama memiliki moralitas serta ke-Indonesiaan yang kuat.
Kedua, memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia industri, sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat. ***

