POJOKSATU.ID, SUMUT - Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) tahun 2024, ada dua pasangan calon (paslon) yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pertama Wali Kota Medan yang juga menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution dengan Surya, dan mantan Pangkostrad yang juga petahana Edy Rahmayadi dengan Hasan Basri.
Dalam wawancaranya Edy Rahmayadi mengaku optimis dapat memenangkan kontestasi Pilkada Sumut tahun 2024, meski ia harus berhadapan dengan menantu sang Presiden yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju Plus (KIM Plus).
Baca Juga: Sekjen PDIP Ungkap Ada Pejabat Cawe-cawe Halangi Anies Maju Pilkada Jakarta 2024
"Nggak ada cerita menantu-menantu, kan sudah saya bilang, menantu malaikat pun kalau boleh saya lawan. Kalau boleh, ini persoalannya bukan soal menantu, tidak menantu," ujar Edy setelah mendaftar menjadi calon gubernur di kantor KPU Sumut, Kamis (29/8/2024).
Edy juga menegaskan jika pertarungan di Pilkada Sumut hanya melibatkan dua kandidat utama, yaitu dirinya dan Bobby Nasution.
"Namanya demokrasi, ada yang mendukung dan ada yang tidak mendukung. Itulah demokrasi,” kata Edy usai menerima surat dukungan dari PDIP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu, (14/8/2024) lalu.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun usai menyerahkan tugas partai kepada Edy di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang pada 10 Agustus 2024.
Menurut Komarudin pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Bobby. Baginya, melawan Bobby berarti melawan kekuasaan.
"Kami punya strategi, tidak mungkin saya ungkap di sini. Pastinya kami rakyat jelata yang cinta demokrasi dan sedang berhadapan dengan kekuasaan," tegas Komaruddin.
Di sisi lain, menantu Jokowi itu pun menanggapi kalau dirinya melawan incumbent, yang identik dengan kekuasaan. Dia bersyukur lawannya di Pilkada Sumut nanti adalah Edy Rahmayadi. Artinya, menambah referensi masyarakat memilih pemimpin.
"Kita lawan incumbent. Alhamdulillah, kan dari awal sudah disampaikan, kita mau masyarakat punya banyak referensi," kata Bobby usai menerima dukungan dari PSI di Lapangan Gajah Mada, Kota Medan, Rabu, 14 Agustus 2024.
Kekuatan Partai Pendukung Bobby Nasution
Pada parhelatan Pilkada Sumut 2024, Bobby Nasution mendapatkan dukungan yang luas dari KIM Plus. Koalisi ini terdiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Golkar, Gerindra, NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, dan PPP.
Partai Gerindra menjadi partai pertama yang mendeklarasikan dukungan dan pencalonan Bobby Nasution di Pilkada Sumut. Suami Kahiyang Ayu itu memutuskan bergabung dengan Partai Gerindra.
Bobby telah menerima kartu tanda anggota partai dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sumatera Utara, Gus Irawan Pasaribu, pada Senin, 20 Mei 2024.
Selanjutnya, Partai Demokrat pun merasa optimis Wali Kota Medan Bobby Nasution bakal memenangkan Pilkada Sumut tahun 2024 ini, meski saat itu nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan akan menjadi lawannya.
"Dalam kontestasi kalau tidak optimis menang ya jangan berkontestasi, kami optimis Bobby nanti akan memenangkan pertarungan," kata Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, pada Rabu (29/5/2024).
Berdasarkan dukungan partai, Bobby-Surya memiliki 74 dari 100 kursi di DPRD Sumut. Berdasarkan suara sah, Bobby-Surya didukung oleh 5.493.530 dari 7.351.389 suara sah di Pileg 2024.
Kekuatan Partai Pendukung Edy Rahmayadi
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung mantan Pangkostrad Letnan Jenderal (Purn) Edy Rahmayadi maju sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Sumut.
Baca Juga: Honorer Kategori Ini akan Diusulkan jadi PPPK Paruh Waktu di Seleksi PPPK 2024, Siapa saja?
Edy dipastikan akan melawan Wali Kota Medan, yang juga menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Komarudin Watubun menyerahkan surat penugasan untuk Edy di hadapan ribuan kader PDIP dalam apel satgas di Lapangan Astaka, Komplek Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumut di Deli Serdang, Sabtu, 10 Agustus 2024.
Komarudin Watubun mengatakan PDIP sudah lama mencari sosok ayah untuk Sumatera Utara. PDIP, kata dia, menilai sosok itu ada pada Edy Rahmayadi.
"Memang kita cari untuk Sumut seorang ayah yang bisa mengayomi anak-anaknya di Sumut. Semangat, barang apa kita lawan," kata Komarudin Sabtu 10 Agustus 2024.
Edy Rahmayadi-Hasan Basri diusung oleh 6 partai politik, yang memiliki 26 dari 100 kursi di DPRD Sumut. Berdasarkan suara sah, Edy-Hasan didukung 1.820.883 dari 7.351.389 suara sah di Pileg 2024. ***


