POJOKSATU.ID, MEDAN - Polrestabes Medan sebut akan memanggil paksa Fladiniyah Puluhulawa, dokter muda yang melakukan penganiayaan terhadap seorang pekerja roti bakar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan.

Dalam keterangannya, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arief Setyawan, mengatakan jika pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap pelaku.

Namun, kata Gidion pelaku mangkir dan tidak hadir untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

"Kan kita punya proses," kata Gidion, dikutip Sabtu (11/1/2025).

Baca Juga: Terjawab Sudah Nasib PPPK 2024 Kode R2 dan R3, Bu Nunuk Ungkap Gambaran PPPK 2025, Semua Dilakukan Berjenjang

Dijelaskan Gidion, pihaknya akan melakukan pemanggilan kembali terhadap pelaku dan jika tidak hadir kemungkinan akan dijemput oleh petugas.

"Dipanggil sekali dua kali, nggak datang tanpa alasan hukum yang sah ya kita sesuaikan (jemput). Itu prosedur," ujarnya.

Aksi penganiayaan dokter muda Fladiniyah Puluhulawa terhadap korban Fitri Samosir terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dalam video, dokter muda yang sempat viral ngamuk-ngamuk di parkiran RSUD Pirngadi Medan beberapa waktu lalu datang ke lokasi dan diduga melempar kotak makanan.

Baca Juga: Siapkan Program Mudik Gratis 2025, Diperkirakan Ada 6000 Tiket Dari Dishub Sumut

Kemudian, ia menganiaya seorang pekerja perempuan diduga mencakar dan menendangnya.

Menurut keterangan korba, Fitra Samosir pekerja yang dianiaya dokter muda tersebut, mengatakan kejadian berlangsung pada Kamis 19 Desember lalu, sekira pukul 19.00 WIB.

Sebelum datang, sore harinya pelaku sudah datang membeli roti bakar.

Pelaku membawa dua potong sisa roti bakar yang sudah dibelinya sejak sore tanpa basa-basi melemparkan ke arah korban.

Kemudian, pelaku mencakar, menjambak rambutnya dan menendangnya.

Baca Juga: Identitas Patwal Arogan Pengawal Mobil Menteri RI 36 Terkuak, Brigadir DK Bertugas di Polda Metro Jaya

"Setelah itu, dia tidak ada ngomong, komplain saya langsung mencabik saya, mencakar saya dan menendang. Saya tanya kenapa kak, masalah apa dan kesalahan apa biar baik-baik," kata Fitra, Senin (23/12/2024).

Dilanjutkan Fitra, usai menganiaya dirinya, pelaku langsung pergi masuk ke dalam mobilnya. Saat Fitra mengejar dan menanyakan apa kesalahannya, pelaku langsung menolak.

Namun sebelum pergi, dia diduga sempat berkata alasannya ngamuk karena topping roti bakar Bandung yang dibelinya terlalu sedikit.

"Sebelumnya dia memesan roti bakar bandung rasa cokelat keju. Alasan dia topping nya kurang banyak." ucapnya.

Baca Juga: Belanja Gadget Impian di Tahun Baru Lebih Mudah dengan YouTube Shopping Affiliates!

Akibat penganiayaan itu, Fitra mengalami luka di tangan dan keningnya akibat dicakar. Korban pun, telah melapor ke Polrestabes Medan agar pelaku bisa diproses.

Ia baru mengetahui pelaku adalah dokter yang sempat viral, setelah diberitahu pembeli lainnya.

Sepengetahuan korban, pelaku baru membeli makanan di tempatnya bekerja sebanyak 3-4 kali.

"Setelah kejadian itu, banyak yang bilang kalau dia itu dokter yang pernah ngamuk di RS Pirngadi. Saya mengalami luka di tangan dan kening kena cakar juga." katanya

Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/B/3609/XII/2024/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Baca Juga: Timnas Indonesia Berlaga Hadapi Piala Asia U20 2025, Dihadang Tiga Lawan Tangguh di Grup C, Begini JADWAL LENGKAP Siaran Langsung

Dalam laporan tersebut, dikatakan Fladiniyah telah melakukan penganiayaan terhadap Fitra Samosir pada hari Kamis (19/12/2024) sekira pukul 19.10 WIB. ***