POJOKSATU.ID, SUMUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar debat publik ketiga antara calon gubernur dan wakil gubernur Sumut, yakni Bobby Nasution-Surya dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala, pada Rabu (13/11/2024) pukul 20.00 WIB.

Debat terakhir ini berlangsung di tengah tensi politik yang kian tinggi setelah saling serang di debat dan kampanye sebelumnya. Debat terakhir bisa menjadi senjata pamungkas untuk meyakinkan pemilih.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumut Agus Arifin mengatakan, debat publik ketiga dilaksanakan di The Tiara Convention Center Medan dan disiarkan langsung melalui Youtube KPU Sumut.

Baca Juga: Lama Tak Muncul, Mantan Istri Aming, Eveline Tiba-tiba Tantang Stasiun TV Swasta Unggah Video Permintaan Maaf, Ada Apa?

”Debat mengangkat tema ’Sinergitas Kebijakan Pembangunan Daerah dalam Rangka Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia’,” kata Agus.

Agus Arifin menambahkan jika KPU Sumut juga menetapkan beberapa subtema.

"Adapun subtema debat publik ketiga adalah penyerasian pembangunan daerah, isu optimalisasi sumber pendanaan pusat dan daerah. Kemudian, pemerataan pembangunan yang berkeadilan dengan prioritas pembangunan sesuai dengan potensi daerah, penguatan potensi lokal. Penyediaan tenaga skill, profesional/ahli, sesuai kebutuhan daerah, literasi digital," kata Agus Arifin, saat dikonfirmasi Rabu (13/11/2024).

Baca Juga: Prediksi Rocky Gerung soal Pemenang Pilkada 2024: yang Tidak Terasosiasi Dinasti Jokowi

Kemudian, subtema NKRI dan kebangsaan, isu seputar ancaman disintegrasi bangsa, konflik SARA, KKN, primodialisme, radikalisme, Ideologi, politik, sosial, budaya, hukum dan pertahanan keamanan.

Lalu, penguatan iklim demokrasi, pendidikan, partisipasi politik, dan demokrasi, serta wacana pemekaran daerah dan perluasan daerah.

Selain menetapkan tema, Agus Arifin mengungkapkan, ada sembilan panelis debat publik ketiga ini.

Mereka adalah Sarintan E Damanik, Walid Mustafa Sembing, Faisal Marawa, Affila. Kemudian, Halomoan Lubis, Aminudin Marpaung, Frien Jones Tambun, Muhammad Yusuf, dan Zulkarnain Nasution.

Baca Juga: Merasa Warna Favorit Kamu Berubah? Ternyata Menunjukkan Psikologi Seseorang Pada Saat Ini Lho!

Terkait dengan evaluasi debat, KPU Sumut meminta kedua pasangan calon, tim pemenangan, dan simpatisan untuk memanfaatkan momen debat publik dengan baik dan bijak pada debat publik terakhir ini.

Ia mengatakan, debat publik digelar agar para kandidat bisa menyampaikan gagasannya demi mendapatkan simpati masyarakat, bukan malah dinodai dengan tindakan tak terpuji dari masing-masing pendukung.

Agus menegaskan, ketertiban selama masa kampanye menjadi tanggung jawab semua pihak.

Baca Juga: Sosok Rolly Ade Charles Teman Ivan Sugianto Viral Ikut Intimidasi Siswa SMA Gloria 2 Surabaya Hingga Nyaris Tonjok Orang Tua Korban

Sehingga, dia berharap debat terakhir bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para paslon maupun pendukungnya.

"Debat terakhir supaya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ucapnya. ***