POJOKSATU.id, MEDAN-Sebanyak 455 orang petani mitra PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum atau Perseroan) Area Lima Puluh menerima bantuan 48.846 Kg pupuk.

Lonsum memberikan bantuan pupuk ke petani itu masih bagian dari Kemitraan dalam rangka Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FKPMS) Kebun Dolok.

Bantuan pengadaan pupuk tersebut diberikan Lonsum kepada anggota masyarakat yang tergabung dalam 13 Kelembagaan Kelompok Tani dan Koperasi di Kecamatan Datuk Lima Puluh, Datuk Tanah Datar, Lima Puluh dan Sei Balai Kabupaten Batubara.

Kegiatan FPKMS Lonsum ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kewajiban 20 persen dari luas HGU yang diamanatkan oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 TA 2024 untuk Pelamar PPPK BKN!

Lonsum menyerahkan 48.846 Kg Pupuk untuk 455 orang anggota petani mitra untuk areal seluas 401,97 Ha tersebar di Kecamatan Datuk Lima Puluh, Datuk Tanah Datar, Lima Puluh dan Sei Balai sebagai mitra Lonsum di sekitar lokasi kebun Dolok, Senin, 10 Februari 2025.

Area Manager Agronomy Lonsum Rahmat Husaini menjelaskan pihaknya secara konsisten menerapkan praktik-praktik agrikultur yang baik secara berkelanjutan dan berupaya untuk melaksanakan kemitraan yang saling menguntungkan dengan masyarakat sekitar kebun.

"Jadi atas terselenggaranya kerjasama Program (FPKMS) ini kami atas nama management Perusahaan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bupati Batubara, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, para Camat dan Kepala Desa sekitar kebun dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini," ujar Rahmat Husaini.

Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 TA 2024 untuk Pelamar PPPK BKN!

Dia berharap kerja sama ini bisa berjalan langgeng dan baik saling menguntungkan diantara kedua pihak.

"Saya berharap kelompok-kelompok tani untuk secara konsisten dapat menerapkan praktik-praktik budidaya yang baik secara berkelanjutan. Sehingga petani bisa lebih sukses lagi dan produksi bisa meningkat yg secara tidak langsung akan memberikan keuntungan dan peningkatan kesejahteraan petani," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten (Distanbun) Batubara, Sulistiawati, mengatakan dari total HGU dolok itu ada 1.939,99 Ha dan luas FPKMS nya ada 401,97 Ha.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Siap Adukan Penolakan Warga Terhadap Anak Usaha BRMS Ke Presiden Prabowo

"Ini lebih dari kewajiban 20 persen dari luas HGU dan ini sudah melebihi terimakasih kepada PT Lonsum telah menfasilitasi masyarakat pekebun kami yang berada di sekitar perkebunan," katanya.

Dia berharap kebun kebun mitra ini sudah tercatat mengikuti program STDB sebagai awal database untuk petani ke depannya untuk mengikuti program pemerintah selanjutnya.

Ia juga berharap PT Lonsum bisa berkoordinasi kepada dinas pertanian untuk bagaimana pekebun-pekebun ini mengikuti program Sistem Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

"Kita berharap ke depan pekebun kita dalam hal budidaya dan produksinya memiliki standar yang sesuai dengan pasar global. Jadi jika kebun kita sudah memenuhi sertifikasi ISPO, maka nanti para pekebun bisa menjual TBS nya ke PT Lonsum dengan standart harga yang lebih baik," tuturnya.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Trending di X usai Dilantik jadi Stafsus Menhan, Netizen Sentil Pemerintah : Pangkas Sana Sini Katanya demi Penghematan, Tapi Kok...

Nantinya, Distan dan Lonsum akan menfasilitasi terkait STDB dan ISPO tersebut. "Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada PT Lonsum semoga kerja sama dengan pekebun-pekebun kami bisa berjalan dengan baik ke depannya, dengan harapan bantuannya tidak hanya sampai di sini nanti ada pelatihan, pembinaan dan sekolah lapangan," bebernya.

Sedangkan, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatra Utara Banua Pane menyampaikan, pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan sangat mendukung acara ini.

Ini adalah salah satu bukti kepatuhan PT Lonsum terkait aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam Permentan No 18 tahun 2021 untuk fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar.

Baca Juga: Giliran Pelat Nomor RI 24 Viral Langgar Aturan, TEROBOS JALUR BUSWAY, Siapa Pemilik Mobil Tersebut? TransJakarta Tidak Akan Tindak Lanjut

"Dan sesuai dengan arahan Ibu Kadistan kami imbau kepada kita untuk mengikuti program STDB dan juga kami minta PT Lonsum untuk menfasilitasi mitranya untuk mensosialisasikan urgensi STDB," kata Banua. ***