DELISERDANG – Bencana tanah longsor terjadi di kawasan Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten DeliSerdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu dinihari, 8 April 2026, sekira pukul 02.25 WIB.
Peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya lima warga Sembahe meninggal dunia dan sejumlah rumah mengalami kerusakan berat.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa longsor merobohkan enam unit rumah dengan tingkat kerusakan berat.
“Saat ini proses penanganan masih berlangsung, termasuk pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor,” ujarnya, dalam keterangannya, Rabu, 8 April 2026.
Upaya evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Deliserdang, Manggala Agni Sibolangit, aparat kepolisian, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa. Warga sekitar juga turut membantu proses pencarian.
Sebanyak dua unit alat berat dikerahkan ke lokasi, masing-masing dari Dinas SDABMBK dan pihak swasta, untuk mempercepat pembersihan material longsor dan pencarian korban.
Baca Juga: Iran Rayakan Kemenangan Perang, Ini 10 Tuntutan Mereka Diakomidir Presiden AS Donald Trump
Selain itu, empat unit ambulans disiagakan di lokasi, masing-masing dari RSUD Pancur Batu, Puskesmas Sibolangit, Puskesmas Bandar Baru, dan ambulans milik swasta.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun sementara, jumlah korban meninggal dunia mencapai lima orang, yakni: Gobal Sembiring (39); Riski Sembiring (14); Boy Simorangkir (51); Rosmawati br Ginting (49); dan Jamilah br Ginting (48).
Satu korban selamat atas nama Sehat br Tarigan (65) mengalami luka sedang dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Pancurbatu.
Baca Juga: Kebutuhan Meningkat, Pertamina Regional JBB Pastikan LPG 3 Kg di Sukabumi Tetap Tercukupi
Sebelumnya, korban atas nama Boy Simorangkir ditemukan pada pukul 06.20 WIB dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
Sementara itu, material longsor juga sempat menutup badan jalan di sekitar area bawah instalasi PDAM. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pembersihan material untuk membuka kembali akses jalan.
BPBD memastikan proses pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan. ***
