POJOKSATU.id, PEKANBARU-Skuat PSMS Medan siap menjalani laga 'hidup dan mati' melawan PSPS pada pertandingan penyisihan Grup 1 Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai Sports Center, Pekanbaru, Sabtu sore, 4 Januari 2025.

Laga away PSMS melawan PSPS ini menjadi penentu langkah kedua tim untuk mengamankan posisi di delapan besar dengan sama-sama menyisakan satu laga tersisa. Dimana, lawan terakhir PSMS adalah Sriwijaya FC pada laga home, pekan depan.

Saat ini, PSMS dan PSPS sama-sama mengoleksi poin 23 pada klasemen sementara Grup 1. Ayam Kinantan-julukan-PSMS ada di peringkat 3 unggul agregat dari PSPS di peringkat 4.

Sementara di peringkat kedua ada PSKC dengan 24 poin, dan telah menyelesaikan laga pekan ke-15. Siapapun yang memenangkan laga di Stadion Kaharuddin Nasution ini akan semakin besar peluang menemani Persiraja sebagai pemuncak klasemen ke 8 Besar Liga 2 musim ini.

Baca Juga: Surya Sahetapy Mendapatkan Perlakuan Diskriminasi dari Oknum Driver Gojek, Pesanannya Dibatalkan Gegara Dirinya Disabilitas

Pelatih PSMS, Nil Maizar didampingi striker andalan Jacinto Cabral 'Juninho', mengungkapkan kesiapan timnya dari berbagai aspek untuk meraih tiga poin pada laga ini.

"Ini pertandingan yang sangat luar biasa, sangat menentukan buat kedua tim, baik PSMS Medan maupun PSPS Pekanbaru. Secara tim kita sudah siap, secara fisik, teknik, taktik, dan mental. Kita membawa 23 pemain, mudah-mudahan besok semuanya siap bertanding," ujarnya kepada wartawan, Jumat, 3 Januari 2025 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.

Nil Maizar sangat berharap hasil terbaik, meski sadar PSPS juga menekankan hal yang sama. "Ini pertandingan yang menentukan, kita ingin menang, mereka juga ingin menang. Kita lihat siapa yang terbaik di lapangan besok. Mudah-mudahan seluruh pemain dalam keadaan sehat dan insya Allah kita ingin mendapatkan hasil yang terbaik," ungkapnya.

Baca Juga: Bantuan Pendidikan PIP akan Disalurkan Kembali di Tahun 2025, Berikut Cara Mengecek Daftar Penerima Bansos

Sayangnya, PSMS harus tampil tanpa dua pemain kunci, sang kapten Rachmad Hidayat (akumulasi kartu) dan bek asing Sebatijan Antic (cedera). Absensi ini memaksa tim melakukan adaptasi, tetapi Nil Maizar tetap percaya pada pengganti yang telah disiapkan.

"Penggantinya sudah kita siapkan, ada Rahmad Ramadhan, Hamzali, dan Revan. Mudah-mudahan mereka bisa menampilkan permainan sesuai dengan instruksi," tegasnya.

Tak hanya itu, PSPS Pekanbaru menjadi tantangan besar, karena kedatangan enam pemain baru, termasuk striker berpengalaman. Nasib berbeda dengan PSMS, yang tidak mengumumkan satu pemain baru pun.

Nil Maizar menyebut timnya telah mempelajari kekuatan lawan dan mempersiapkan antisipasi yang matang.

Baca Juga: Kemensos Fokus pada Data Akurat Penerima Bansos dan Kerjasama untuk Kesejahteraan di Tahun 2025

"Kita dapat informasi, mereka mendatangkan pemain baru, termasuk striker yang punya latar belakang bagus. Tapi kita sudah mengantisipasi itu. Semoga kita bisa mengatasi kelebihan dan kekurangan mereka," ujar Nil Maizar.

Nil juga menekankan pentingnya laga ini karena hasil pertandingan tidak hanya menentukan langkah PSMS, tetapi juga PSPS dan beberapa tim lain yang bersaing ketat di klasemen.

"Pertandingan ini sangat penting karena kedua tim ingin menang. Siapa pun yang menang akan mengamankan posisi ke delapan besar. Ini laga yang sangat seru, jadi kita harus siap maksimal," tutur Nil Maizar.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan alot, mengingat pertemuan PSMS vs PSPS pada putaran I berakhir seri 1-1 di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu, 19 Oktober 2024. ***