POJOKSATU.ID, KARO - Dua orang anggota Basarnas Medan dinyatakan masih hilang, saat sedang bertugas mencari korban hanyut di Sungai Lau Biang, Kabupaten Karo.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/10/2024) sekitar pukul 10.00 WIB, dimana perahu yang berisi 6 orang sedang melakukan pencarian terhadap korban hanyut bernama Jesplinta Sebayang mengalami kecelakaan.

Hingga Kamis (17/10/2024) tim gabungan sudah berhasil menyelamatkan 4 orang korban perahu kecelakaan di Sungai Lau Biang itu. Kini pencarian dilakukan untuk 2 orang lainnya, dan korban hanyut Jesplinta Sebayang.

Baca Juga: PERHATIAN PESERTA PILOTING 2, Banyak yang Tidak Lolos di Studi Kasus UKPPPG Guru Tertentu, Perhatikan 4 Hal ini

Berikut kronologi kecelakaan perahu tim Basarnas Medan saat mencari korban hanyut di Sungai Lau Biang, Desa Ujung Deleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kronologi
Pada Rabu, 16/10/2024 lalu sekitar Pukul 10.00 Wib perahu tim Basarnas Medan yang berisi 6 (enam) orang sedang melakukan pencarian terhadap korban hanyut bernama Jesplinta Sebayang mengalami kecelakaan.

Perahu yang digunakan tim Basarnas Medan terbalik dan terbawa arus deras Sungai Lau Biang, sehingga mengakibatkan beberapa anggota tim hanyut.

Baca Juga: Tri Adhianto Siapkan Strategi Jitu Jadikan Kota Bekasi Pusat Kreatif Milenial dan Gen Z!

Sekitar pukul 17.00 WIB, salah satu anggota Basarnas yang hanyut, Robbi Daniel (29), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Sungai Lau Biang, Desa Ujung Deleng, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo.

Robbi, selanjutnya langsung dievakuasi ke Desa Limang, Kecamatan Tigabinanga. Tidak berselang lama 2 orang warga yang ikut dalam perahu juga ditemukan dalam keadaan selamat.

Tim SAR gabungan mengerahkan upaya maksimal untuk menemukan para korban yang terseret arus sungai saat menjalankan tugas pencarian korban hanyut Jesplinta Sebayang.

Tim gabungan terus berkoordinasi dan menyisir lokasi lokasi yang dianggap rawan dan memungkinkan korban tersangkut atau terbawa arus lebih jauh.

Baca Juga: Rose Blackpink dan Bruno Mars Picu Spekulasi Kolaborasi Usai Unggah Foto Bersama di Instagram

Selanjutnya, pada Kamis (17/10/2024) sekitar pukul 09.00 WIB, seorang warga yang sedang beraktivitas di kebun mendengar adanya teriakan minta tolong dari bawah jurang.

Kemudian informasi tersebut dilaporkan ke Posko Operasi, tim langsung menuju lokasi dan langsung melakukan assessment menggunakan drone untuk memastikan kondisi dibawa jurang dengan hasil positif bahwa yang teriak meminta tolong adalah potensi SAR yang ikut mengalami kecelakaan perahu terbalik saat melakukan pencarian warga hanyut di sungai tersebut.

Adapun anggota SAR yang yang berhasil selamat adalah Jerry Novanda (33), dievakuasi oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 13.10 WIB.

Baca Juga: Praktik Curang Pengoplos Gas 3 dan 12 Kilo Dibongkar Polda Metro Jaya, Modus Penyuntikan Hingga Raup Keuntungan Dua Kali Lipat

Tantangan
Kondisi medan yang sulit dan arus sungai yang deras menjadi tantangan utama, dalam pencarian tim Basarnas Medan yang hilang di Sungai Lau Biang.

Dalam keterangannya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Mustari mengungkapkan jika pencarian harus tetap dilakukan hingga semua korban berhasil ditemukan.

"Operasi pencarian akan terus dilakukan hingga semua korban berhasil ditemukan. Tim gabungan tetap waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan di lapangan," ujar Mustari pada Jumat (18/10/2024).

Baca Juga: Meski Tak Masuk Kabinet, Sekjen Nasdem Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo Subianto dan Paloh

Data Korban
Berikut data dua korban yang masih dalam pencarian tim gabungan:
1. Tengku Rahmat Syahputra
Jenis kelamin : Laki - laki
Umur : 36 tahun
Pekerjaan : Personel Basarnas Medan
Alamat : Medan
Status : Dalam Pencarian

2. Dodi Prananta
Jenis kelamin : Laki - laki
Umur : 38 tahun
Pekerjaan : Personel Basarnas Medan
Alamat : Medan
Status : Dalam Pencarian

Baca Juga: Walaupun Punya Duit Sekarung Masih Berat Kalahkan Elektabilitas Om Zein - Bang Ijo, Anne - BH Merosot Yadi-PS Merangkak Naik Jaenal - SM Stagnan

Hingga saat ini, Personil Basarnas Medan bersama Tim SAR Gabungan langsung memasang sistem guna melakukan vertical rescue untuk mengevakuasi korban dari permukaan air sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Mustari selanjutnya melakukan pendampingan terhadap korban dan akan menggali informasi terkait kejadian dan keberadaan 2 orang personel Basarnas Medan yang belum ditemukan.

Hingga Kamis (17/10/2024) malam, Tim Gabungan melakukan pemantuan di Bendungan PT. WEP. Pencarian masih terus dilakukan hingga hari ini, Jumat (18/10/2024). ***